Komisi IV DPR Apresiasi Kementerian LHK Rehabilitasi Hutan dan Lahan
Sabtu, 04 Juli 2020 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
"Majalengka secara umum mempunyai lokasi-lokasi yang strategis dikembangkan untuk wisata alam. Dia mengapresiasi kebijakan Presiden Jokowi yang memberikan akses kepada masyarakat untuk pemanfaatan hutan," ucap Sutrisno.
Siti Nurbaya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Komisi IV DPR untuk Kementerian LHK. Siti pun meminta jajarannya agar semakin meningkatkan keberhasilan upaya rehabilitasi lahan dengan melibatkan masyarakat. "Masyarakat harus diberikan keuntungan secara ekonomi dari menanam pohon," ujarnya.
Siti menjelaskan, saat ini pemerintah sedang menyelesaikan peraturan terkait Nilai Ekonomi Karbon dengan beberapa kementerian/lembaga lainnya. "Kegiatan RHL ini ada aspek ekonominya, yaitu dari karbon. Masyarakat harus diberi tahu menanam pohon bisa mendapat keuntungan ekonomi dari karbon, Kementerian LHK harus selalu hadir untuk masyarakat di dalam dan sekitar hutan," tegas Siti Nurbaya
Apalagi di masa pandemi virus Corona ini hingga masa transisi, menurut Siti, kegiatan RHL dapat menjadi sarana kerja masyarakat. "Sehingga bisa mendapatkan penghasilan. RHL yang dilakukan melalui vegetatif, penanaman pohon atau melalui kegjatan konstruksi sederhana bangunan konservasi tanah dan air seperti dam penahan juga penjagaan tebing dari longsor dan erosi besar (gully plag)," ungkapnya.
Plt Direktur Jenderal PDASHL, Hudoyo menyatakan, upaya Rehabilitasi Lahan dan Hutan (RHL) terus dilakukan Kementerian LHK untuk mengatasi lahan kritis. Upaya RHL di Pulau Jawa yang telah dilaksanakan selama kurun waktu tahun 2015-2019 adalah seluas 354.183 Ha.
Siti Nurbaya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Komisi IV DPR untuk Kementerian LHK. Siti pun meminta jajarannya agar semakin meningkatkan keberhasilan upaya rehabilitasi lahan dengan melibatkan masyarakat. "Masyarakat harus diberikan keuntungan secara ekonomi dari menanam pohon," ujarnya.
Siti menjelaskan, saat ini pemerintah sedang menyelesaikan peraturan terkait Nilai Ekonomi Karbon dengan beberapa kementerian/lembaga lainnya. "Kegiatan RHL ini ada aspek ekonominya, yaitu dari karbon. Masyarakat harus diberi tahu menanam pohon bisa mendapat keuntungan ekonomi dari karbon, Kementerian LHK harus selalu hadir untuk masyarakat di dalam dan sekitar hutan," tegas Siti Nurbaya
Apalagi di masa pandemi virus Corona ini hingga masa transisi, menurut Siti, kegiatan RHL dapat menjadi sarana kerja masyarakat. "Sehingga bisa mendapatkan penghasilan. RHL yang dilakukan melalui vegetatif, penanaman pohon atau melalui kegjatan konstruksi sederhana bangunan konservasi tanah dan air seperti dam penahan juga penjagaan tebing dari longsor dan erosi besar (gully plag)," ungkapnya.
Plt Direktur Jenderal PDASHL, Hudoyo menyatakan, upaya Rehabilitasi Lahan dan Hutan (RHL) terus dilakukan Kementerian LHK untuk mengatasi lahan kritis. Upaya RHL di Pulau Jawa yang telah dilaksanakan selama kurun waktu tahun 2015-2019 adalah seluas 354.183 Ha.
Lihat Juga :