Waspada! Frekuensi Bencana Banjir Sangat Tinggi Sepekan Terakhir
Selasa, 27 September 2022 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
Namun sesuai estimasi BNPB, bahwa Jawa Barat menjadi provinsi yang perlu waspada terhadap potensi kejadian bencana. “Tetapi sekarang sebagaimana kita estimasi minggu lalu, bahwa di akhir Disaster Briefing Minggu lalu, kita reminder, mewanti-wanti pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Jawa Barat bagian tengah dan selatan itu harus hati-hati dan siap siaga,” kata Aam.
“Garut, Sukabumi, Ciamis karena ada penumpukan atau potensi intensitas hujan yang lebih tinggi itu sudah kita reminder di Disaster Briefing minggu lalu dan ternyata benar ada kejadian longsor yang cukup signifikan, banjir dan longsor di Garut sehingga menimbulkan korban 1 jiwa meninggal dan saat ini masih dalam tanggap darurat,” paparnya.
Selain itu, Aam menambahkan bahwa pihaknya juga mengingatkan agar Bengkulu hati-hati terhadap kejadian bencana. “Kemudian juga kita juga mereminder Bengkulu hati-hati karena ada potensi peningkatan curah hujan di situ dan ternyata benar juga, ada 3 kejadian bencana di Bengkulu, bencana banjir, longsor dan juga cuaca ekstrem di situ di 2 Kabupaten Kota.” Baca juga: Pergerakan Tanah di Bogor, BNPB: Warga Terdampak Bertambah Jadi 1.020 Jiwa
“Jika dilihat dari distribusi spasialnya jadi memang benar-benar kita harus mewaspadai banjir bencana khususnya mulai memasuki musim hujan ini,” pungkas Aam.
“Garut, Sukabumi, Ciamis karena ada penumpukan atau potensi intensitas hujan yang lebih tinggi itu sudah kita reminder di Disaster Briefing minggu lalu dan ternyata benar ada kejadian longsor yang cukup signifikan, banjir dan longsor di Garut sehingga menimbulkan korban 1 jiwa meninggal dan saat ini masih dalam tanggap darurat,” paparnya.
Selain itu, Aam menambahkan bahwa pihaknya juga mengingatkan agar Bengkulu hati-hati terhadap kejadian bencana. “Kemudian juga kita juga mereminder Bengkulu hati-hati karena ada potensi peningkatan curah hujan di situ dan ternyata benar juga, ada 3 kejadian bencana di Bengkulu, bencana banjir, longsor dan juga cuaca ekstrem di situ di 2 Kabupaten Kota.” Baca juga: Pergerakan Tanah di Bogor, BNPB: Warga Terdampak Bertambah Jadi 1.020 Jiwa
“Jika dilihat dari distribusi spasialnya jadi memang benar-benar kita harus mewaspadai banjir bencana khususnya mulai memasuki musim hujan ini,” pungkas Aam.
(kri)