Alasan Mengapa RS Apung dr Lie Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Senin, 26 September 2022 - 07:00 WIB
loading...
Alasan Mengapa RS Apung...
Lie Dharmawan dikenal sebagai dokter yang dermawan. Dia juga yang mematahkan ungkapan sehat itu mahal dengan mendirikan rumah sakit apung swasta pertama di Indonesia.
A A A
JAKARTA - Lie Dharmawan sudah dikenal sebagai sosok dokter yang dermawan. Dia juga yang mematahkan ungkapan “sehat itu mahal” dengan mendirikan rumah sakit apung (floating hospital) swasta pertama di Indonesia.

Di bawah Yayasan doctorSHARE, Lie mendirikan Rumah Sakit Apung (RSA) Swasta, yang diberi nama KM RSA DR. LIE DHARMAWAN. Pelayanan medis dalam RSA dilakukan dengan cuma-cuma alias gratis.
Alasan Mengapa RS Apung dr Lie Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Dari dana pribadinya, dr Lie mewujudkan mimpi yang muskil, membangun rumah sakit apung. Kemudian berlayarlah dr Lie mengunjungi pulau-pulau kecil di Nusantara, mengobati ribuan warga miskin yang tak memiliki akses pada pelayanan medis.

Di atas kapal motor (KM) sederhana yang berukuran panjang 25,13 meter dan lebar 6,82 meter serta terbuat dari kayu yang di dalamnya disekat-sekat menjadi bilik-bilik, dr Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan di berbagai penjuru nusantara, seperti di Kepulauan Kei (Maluku), Pulau Panggang (Kepulauan Seribu), Bangka Tengah, Belitung Timur (Bangka Belitung), Ketapang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Bali, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai wilayah lainnya.
Alasan Mengapa RS Apung dr Lie Berikan Layanan Kesehatan Gratis


Hingga saat ini, RSA yang dimiliki dr Lie berjumlah 3 yaitu RSA dr. Lie Dharmawan, RSA Nusa Waluya I, dan RSA Nusa Waluya II. Misi besar dr Lie selanjutnya adalah mengurangi angka kematian calon ibu dan bayi di wilayah sulit terjangkau di Indonesia barat.

Namun untuk merealisasikan hal ini tidaklah mudah. dr Lie harus merenovasi kapal yang sudah ada agar bisa lebih maksimal saat digunakan. Kemudian dia juga berharap bisa membangun ruang operasi di dalam kapal untuk kebutuhan operasi mayor maupun minor, sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan banyak nyawa kedepannya.

Biaya yang dibutuhkan dr Lie cukup besar. Yuk dukung terus semangat tak pernah padam RSA dr Lie untuk terus memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah terpencil dengan cara mengklik link INI.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedubes Iran: Donasi...
Kedubes Iran: Donasi Masyarakat Indonesia untuk Teheran Tembus Lebih dari Rp9 Miliar
Lazisnu Salurkan Ribuan...
Lazisnu Salurkan Ribuan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Palestina Selama Ramadan
Yayasan Ayo Masuk Surga...
Yayasan Ayo Masuk Surga Bertemu Dubes Palestina, Bahas Bantuan Kemanusiaan
Baznas RI Salurkan 33.917...
Baznas RI Salurkan 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina selama Ramadan
Apresiasi Kontribusi...
Apresiasi Kontribusi Baznas Bantu Palestina, Prabowo: Anda Mewakili Bangsa Indonesia
Baznas RI Distribusikan...
Baznas RI Distribusikan 2.400 Pakaian bagi Pengungsi Gaza Palestina
Kantor Media Pemerintah...
Kantor Media Pemerintah Sangkal Klaim Dewan Perdamaian soal 602 Truk Bantuan Masuk Gaza
Ratusan Keluarga Korban...
Ratusan Keluarga Korban Banjir Bandang di Aceh dan Sumut Terima Bantuan Pangan
Satgas PRR Serahkan...
Satgas PRR Serahkan Bantuan Presiden untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Berita Terkini
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Infografis
Alasan Mengapa Meminum...
Alasan Mengapa Meminum Kopi saat Sahur Tidak Dianjurkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved