Kemenkominfo: Medsos Bisa Jadi Alat Penangkal Radikalisme
Kamis, 22 September 2022 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Aktivitas dakwah melalui media, lanjut Nawang, sebelumnya telah banyak dijumpai pada seni pertunjukan dan hiburan. ”Sesungguhnya banyak hiburan yang mengandung unsur keagamaan seperti sinetron, film, dan musik, serta novel Islami yang mengakibatkan penyampaian pesan dan dakwah berkembang dengan pesat dan dinamis,” ucapnya.
Aktivitas dakwah di ruang digital, menurut Nawang, diharapkan mampu menjadi konter terhadap dampak negatif dan pengaruh buruk atas media sosial. Di antaranya konten yang melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan dan pencemaran nama baik, penyebaran hoaks, ujaran kebencian maupun permusuhan berdasarkan SARA.
Webinar ini merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang diselenggarakan Kemenkominfo bekerja sama dengan Siberkreasi. Kegiatan yang digelar hingga awal Desember ini diharapkan mampu memberikan panduan kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas digital.
Sejak dilaksanakan pada 2017, GNLD telah menjangkau 12,6 juta masyarakat. Pada 2022, Kemenkominfo menargetkan pemberian pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta warga masyarakat. Pelatihan literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten tersebut selalu membahas setiap tema dari sudut pandang empat pilar utama yakni, kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
Aktivitas dakwah di ruang digital, menurut Nawang, diharapkan mampu menjadi konter terhadap dampak negatif dan pengaruh buruk atas media sosial. Di antaranya konten yang melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan dan pencemaran nama baik, penyebaran hoaks, ujaran kebencian maupun permusuhan berdasarkan SARA.
Webinar ini merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang diselenggarakan Kemenkominfo bekerja sama dengan Siberkreasi. Kegiatan yang digelar hingga awal Desember ini diharapkan mampu memberikan panduan kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas digital.
Sejak dilaksanakan pada 2017, GNLD telah menjangkau 12,6 juta masyarakat. Pada 2022, Kemenkominfo menargetkan pemberian pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta warga masyarakat. Pelatihan literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten tersebut selalu membahas setiap tema dari sudut pandang empat pilar utama yakni, kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
Lihat Juga :