Puan Tanggapi Pembentukan Dewan Kolonel: Sah-sah Saja Selama Didasari Semangat Gotong Royong

Rabu, 21 September 2022 - 14:32 WIB
loading...
Puan Tanggapi Pembentukan...
Ketua DPR Puan Maharani bersama sejumlah petani memanen tebu di Desa Mertapada Wetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Senin, (4/7/2022). FOTO/SINDOnews/YULIANTO
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani merespons inisiatif pembentukan Dewan Kolonel oleh sejumlah anggota Fraksi PDIP DPR. Dewan Kolonel ini dibentuk untuk mendukung Puan dalam gelaran Pilpres 2024.

"Inisiatif ini sah-sah saja selama dibangun dengan didasari semangat gotong-royong," kata Puan dalam keterangan resminya, Rabu (21/9/2022).

Ketua DPR itu mengaku telah mendengar usulan pembuatan Dewan Kolonel. Ia berharap forum dapat membantu menjalankan tugas partai sesuai arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait persiapan menghadapi Pemilu 2024.



"Instruksi dari Bu Ketum adalah semua kader, simpatisan, struktural partai harus mempersiapkan diri untuk menyongsong tahun 2024. Turun ke lapangan, turun ke bawah untuk bertemu dengan rakyat," ucap Puan.

Untuk diketahui, anggota Dewan Kolonel yang merupakan legislator Fraksi PDIP di DPR akan bertugas melakukan sosialisasi mengenai sosok Puan di dapil masing-masing. Mereka menyatakan akan memperkenalkan ketokohan dan prestasi-prestasi Puan kepada masyarakat.

Puan mengingatkan agar para legislator dapat bergotong-royong dalam menjalankan tugas partai dan tugas fraksi untuk menyosialisasikan seluruh program ke masyarakat. Menurutnya, setiap bentuk kegiatan yang dilakukan kader harus membuahkan hasil positif untuk internal PDIP. Puan berpesan agar semua kader dapat mengedepankan prinsip gotong-royong.

"Semua yang kemudian mempunyai tujuan dan keinginan untuk bekerja sama secara bergotong-royong tentu itu harus hal yang positif yang bisa dilakukan," katanya.

Baca juga: Ada Dewan Kolonel di DPR, Tugasnya Dongkrak Elektabilitas Puan

Sebagai informasi, anggota Fraksi PDIP di DPR telah membentuk Dewan Kolonel. Forum itu bertugas mendongkrak popularitas dan elektabilitas Puan Maharani, putri Megawati Soekarnoputri yang juga ketua DPR.

Trimedya Pandjaitan didapuk sebagai koordinator Dewan Kolonel Puan Maharani. Ia mengungkap kisah di balik pembentukannya. Menurutnya, ide pembentukan Dewan Kolonel berawal dari usulan Johan Budi, anggota Fraksi PDIP yang juga mantan jubir KPK.

"Habis rapat ada pengarahan Mba Puan. Kan pembina fraksi dan pembina fraksi cuma satu, Mbak Puan saja. Kemudian masuk ruang pimpinan fraksi, Johan Budi bilang kita loyalis mbak harus buat sesuatu, Dewan Kolonel. Kita tunjukan bahwa kita loyalis Mbak Puan," kata Trimedya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Trimedya menjelaskan, tidak ada program yang rigid dalam Dewan Kolonel ini. Meski begitu, ada koordinator di setiap komisi DPR dari Komisi I sampai Komisi XI yang akan membuat kegiatan, juga daerah pemilihan (dapil) dalam rangka mengangkat nama Puan Maharani.

"Apa yang bisa kita lakukan setiap komisi kita lakukan di dapil juga. Kalau bahasanya Pacul (Bambang Wuryanto/Sekretaris Fraksi) kan bagaimana mewangikan Mbak Puan di dapil kita masing-masing," kata Trimedya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Salat Tarawih 11 atau...
Salat Tarawih 11 atau 23 Rakaat, Semuanya Baik dan Sah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved