5 Perbedaan Kopassus dan Kostrad, Satuan Elite Kebanggaan TNI AD yang Disegani

Selasa, 13 September 2022 - 19:00 WIB
loading...
5 Perbedaan Kopassus...
Perbedaaan Kopassus dan Kostrad rupanya masih banyak yang belum mengetahui. Foto DOK Ist
A A A
JAKARTA - Perbedaaan Kopassus dan Kostrad rupanya masih banyak yang belum mengetahui. Kopassus sendiri merupakan akronim dari Komando Pasukan Khusus, sedangkan Kostrad adalah singkatan dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.

Keduanya merupakan sama-sama satuan elite yang berada di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Dalam riwayatnya, antara Kopassus maupun Kostrad memiliki sepak terjang yang cukup cemerlang dengan berbagai misi suksesnya.

Baca juga : Pusdiklatpassus Kopassus Bentuk Sekolah Pertempuran Khusus

Berstatus sebagai satuan elite, keduanya memiliki beberapa mendasar, baik dari segi karakteristik pasukannya, tugas dan fungsinya, hingga ciri khas lain yang melekat di antara Kopassus dan Kostrad.

Melansir dari MPI, berikut lima perbedaan Kopassus dan Kostrad yang menjadi satuan elite kebanggaan TNI AD :

1. Pimpinan

Meski sama-sama berada di bawah komando Panglima TNI, namun keduanya memiliki pemimpin satuan dengan pangkat yang berbeda. Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dipimpin seorang Jenderal bintang dua (Mayjen), sedangkan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dipimpin seorang Jenderal bintang tiga (Letjen).

2. Tugas dan Fungsi

Beralih ke tugas dan fungsinya, antara Korps Baret Merah dan Kostrad juga memiliki sedikit perbedaan. Singkatnya, kedua satuan ini memiliki tugas dan fungsi utama yang terdiri dari Operasi Militer Perang (OMP) serta Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dalam OMP, fungsi Kopassus diantaranya adalah melancarkan serangan langsung dengan tujuan menghancurkan logistik musuh, Operasi Intelijen Khusus, Antiteror, hingga Combat SAR.

Sedangkan Kostrad sendiri dalam OMP berfungsi melaksanakan operasi gabungan pertahanan darat, pantai, dan udara dalam bentuk misi serangan atau sejenisnya. Tak hanya itu, satuan elite ini juga dapat melakukan berbagai operasi bantuan yang ditujukan untuk sektor intelijen dan pertahanan.

Kemudian, dalam OMSP Korps Baret Merah bertugas melaksanakan berbagai bantuan kemanusiaan. Sebut saja seperti AIRSO (Operasi anti insurjensi, separatisme, dan pemberontakan), Pengamanan VIP, SAR Khusus, hingga unit perbantuan terhadap pemerintah atau kepolisian.

Sementara Kostrad bertugas melangsungkan pengamanan wilayah perbatasan, perlawanan kelompok separatis, operasi penanggulangan bencana, hingga misi pengamanan objek-objek vital.

3. Kemampuan Khusus

Untuk menjadi seorang anggota Kopassus, tidak sembarang orang bisa menjadi bagiannya. Para prajurit atau anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) memiliki berbagai kemampuan khusus yang sudah dilatih keras, seperti menembak target dengan tepat, pengintaian, antiteror, hingga kemampuan bergerak cepat di segala tempat dan situasi.

Kemudian, pada Kostrad sendiri telah memiliki unit khusus bernama Satuan Peleton Intai Tempur atau Tontaipur sejak 2001. Sama halnya dengan Korps Baret Merah, unit tersebut juga memiliki anggota terlatih dengan berbagai keahlian khusus.

Sebut saja seperti kemampuan infiltrasi ke pertahanan musuh secara senyap guna melakukan misi sabotase, hingga penggunaan berbagai jenis senjata seperti pistol, senapan serbu, hingga sniper.

Baca juga : Di Lereng Arjuna, Prajurit Tempur Kostrad Ditempa Jadi Kesatria

4. Seragam

Perbedaan Kopassus dan Kostrad berikutnya terletak dalam ciri khas atau karakteristik seragamnya. Umumnya, seragam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) memiliki sedikit perbedaan pada bentuk warna lorengnya.

Seragam Kopassus berpadukan warna merah darah kecoklatan, sedangkan seragam Kostrad memiliki paduan antara loreng hijau tua dan cokelat tua.

5. Warna Baret

Selain seragam, warna baret Kopassus dan Kostrad juga memiliki perbedaan. Kopassus cukup identik dengan sebutan Korps Baret Merah dengan penggunaan baret yang memang berwarna merah.

Sedangkan para prajurit atau anggota Kostrad sendiri memiliki warna baret hijau.

Demikian ulasan mengenai perbedaan Kopassus dan Kostrad yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Rekomendasi
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Berita Terkini
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved