Sepakat dengan BNPT, DPR Sebut Pendakwah Harus Pererat Persatuan Bangsa

Selasa, 06 September 2022 - 08:15 WIB
loading...
Sepakat dengan BNPT, DPR Sebut Pendakwah Harus Pererat Persatuan Bangsa
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengatakan dakwah seharusnya memang menjadi media dalam mengedukasi umat dan menyebarkan kebaikan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR mendukung pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar bahwa dakwah seharusnya menyerukan masyarakat untuk berbuat pada kebaikan. Bukan memecah belah persatuan atau memicu timbulnya kemarahan.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengatakan dakwah seharusnya memang menjadi media dalam mengedukasi umat dan menyebarkan kebaikan. Baca juga: BNPT dan Kepolisian Jerman Teken Kerja Sama Pencegahan Terorisme

“Dakwah berperan penting bagi wadah edukasi umat. Sehingga isi dakwah harus mengedepankan hal-hal yang positif, seperti persatuan, nilai-nilai kehidupan dan ajakan untuk berbuat baik terhadap sesama. Jadi saya sangat sepakat dengan Pak Kepala BNPT,” ujar Sahroni kepada wartawan dikutip, Selasa (6/9/2022).

Politikus Partai Nasdem ini juga berharap agar masyarakat dapat dengan cerdas memilih mana informasi yang baik dan tidak demi menghindari tersebarnya paham-paham ekstremisme yang memecah belah masyarakat.

“Masyarakat juga harus berperan aktif dalam memilih informasi. Ketika terdapat narasi propaganda yang berpotensi memecah persatuan bangsa, sebaiknya masyarakat tidak serta-merta langsung menerimanya,” jelasnya.

Sahroni mengingatkan masyarakat juga harus terbiasa untuk senantiasa berpikir kritis dalam memahami apa yang disampaikan oleh para pendakwah. Baca juga: Meski Eskalasi Teror Turun, BNPT Dinilai Perlu Lebih Berdayakan Seluruh Elemen

“Sebaliknya, masyarakat harus membiasakan diri untuk selalu berpikir kritis dalam memahami apa yang disampaikan,” tandas legislator asal Tanjung Priok ini.
(kri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1997 seconds (11.210#12.26)