AHY: Jangan Menyalahgunakan Kebaikan dan Kesabaran Masyarakat Kita
Minggu, 04 September 2022 - 23:34 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan pemerintah dan elite politik, bahwa masyarakat Indonesia sebenarnya sabar dan baik. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) mengingatkan pemerintah dan elite politik , bahwa masyarakat Indonesia sebenarnya sabar dan baik. Namun, jangan sampai elite politik memanfaatkan kesabaran masyarakat itu.
"Tapi janganlah penguasa, janganlah elite politik menyalahgunakan kebaikan dan kesabaran masyarakat Indonesia ini," kata AHY dalam penutupan Sekolah Demokrasi (Sekdem) angkatan ke-5 yang diselenggarakan LP3ES di Jakarta, Minggu (4/9/2022). Baca juga: Masyarakat Indonesia Optimistis Ekonomi Segera Pulih
Kemudian, sambung AHY, masalah masyarakat sudah banyak. Seyogianya, kata dia, Pemerintah memperhatikan kesejahteraan masyarakat bukan justru sebaliknya.
"Cukup sudah masalah mereka. Ekonomi, penghasilan, daya beli yang tertekan. Banyak yang semakin miskin, banyak yang menganggur, dan pada akhirnya (anak-anak mereka) harus putus sekolah," kata AHY menjawab pertanyaan Nike Mutiara Fauziah, peserta dari Purwokerto, Jawa Tengah.
"Jangan ditambah-tambah dengan masalah ketidakadilan, masalah pembungkaman suara dan hal-hal lain yang terkait dengan kebebasan sipil lainnya," kata AHY.
Dalam paparannya sebelum diskusi, AHY menunjukkan, demokrasi dan pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh seiring sejalan.
"Tapi janganlah penguasa, janganlah elite politik menyalahgunakan kebaikan dan kesabaran masyarakat Indonesia ini," kata AHY dalam penutupan Sekolah Demokrasi (Sekdem) angkatan ke-5 yang diselenggarakan LP3ES di Jakarta, Minggu (4/9/2022). Baca juga: Masyarakat Indonesia Optimistis Ekonomi Segera Pulih
Kemudian, sambung AHY, masalah masyarakat sudah banyak. Seyogianya, kata dia, Pemerintah memperhatikan kesejahteraan masyarakat bukan justru sebaliknya.
"Cukup sudah masalah mereka. Ekonomi, penghasilan, daya beli yang tertekan. Banyak yang semakin miskin, banyak yang menganggur, dan pada akhirnya (anak-anak mereka) harus putus sekolah," kata AHY menjawab pertanyaan Nike Mutiara Fauziah, peserta dari Purwokerto, Jawa Tengah.
"Jangan ditambah-tambah dengan masalah ketidakadilan, masalah pembungkaman suara dan hal-hal lain yang terkait dengan kebebasan sipil lainnya," kata AHY.
Dalam paparannya sebelum diskusi, AHY menunjukkan, demokrasi dan pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh seiring sejalan.
Lihat Juga :