DPR Minta Pemerintah Lakukan Pengawasan Ketat Penyaluran BLT
Minggu, 04 September 2022 - 06:47 WIB
loading...
Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni meminta pengawasan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dilakukan dengan ketat. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI , Lisda Hendrajoni meminta pengawasan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dilakukan dengan ketat. Hal itu ditujukan untuk menghindari oknum nakal yang tidak bertanggung jawab.
“Kita meminta seluruh pihak ikut terlibat dalam pengawasan penyaluran bansos ini. Jangan sampai ada oknum yang tidak bertanggung jawab, atau pihak manapun yang memotong, sehingga jumlah yang diterima masyarakat tak sesuai. Saya minta kita semua mengawasi, jangan sampai ada yang disunat,” ujar Lisda dalam keterangannya, Sabtu (3/9/2022). Baca juga: Ketua PBNU Dukung Pengalihan Subsidi BBM untuk Kesejahteraan Masyarakat
Lisda juga mewanti-wanti petugas terkait persoalan data yang terus menjadi polemik. Ia meminta agara tak ada temuan manipulasi data.
“Sehingga yang menerima bukanlah yang berhak dan menjadi tidak tepat sasaran. Termasuk dengan data ganda. Jangan ada petugas yang coba-coba bermain di sini,” tegas Lisda.
Terkait BLT yang diberikan kepada masyarakat penerima manfaat, Lisda mengaku cukup senang mendengar kabar tersebut. BLT tersebut dapat menjaga daya beli masyarakat, antisipasi dampak dari kenaikan harga BBM.
“Dengan adanya BLT, tentunya untuk meningkatkan daya beli masyarakat sebagai dampak dari kenaikan harga BBM. Kita mendukung program ini, karena memang berpihak pada rakyat kecil, dibandingkan dengan subsidi BBM yang fakta di lapangan lebih banyak dinikmati masyarakat yang sudah berkecukupan,” tuturnya.
“Kita meminta seluruh pihak ikut terlibat dalam pengawasan penyaluran bansos ini. Jangan sampai ada oknum yang tidak bertanggung jawab, atau pihak manapun yang memotong, sehingga jumlah yang diterima masyarakat tak sesuai. Saya minta kita semua mengawasi, jangan sampai ada yang disunat,” ujar Lisda dalam keterangannya, Sabtu (3/9/2022). Baca juga: Ketua PBNU Dukung Pengalihan Subsidi BBM untuk Kesejahteraan Masyarakat
Lisda juga mewanti-wanti petugas terkait persoalan data yang terus menjadi polemik. Ia meminta agara tak ada temuan manipulasi data.
“Sehingga yang menerima bukanlah yang berhak dan menjadi tidak tepat sasaran. Termasuk dengan data ganda. Jangan ada petugas yang coba-coba bermain di sini,” tegas Lisda.
Terkait BLT yang diberikan kepada masyarakat penerima manfaat, Lisda mengaku cukup senang mendengar kabar tersebut. BLT tersebut dapat menjaga daya beli masyarakat, antisipasi dampak dari kenaikan harga BBM.
“Dengan adanya BLT, tentunya untuk meningkatkan daya beli masyarakat sebagai dampak dari kenaikan harga BBM. Kita mendukung program ini, karena memang berpihak pada rakyat kecil, dibandingkan dengan subsidi BBM yang fakta di lapangan lebih banyak dinikmati masyarakat yang sudah berkecukupan,” tuturnya.
Lihat Juga :