Luka Tembak Ditusuk Bayonet, Legenda Kopassus Ini Bungkam Tak Mau Bocorkan Rahasia Negara

Minggu, 04 September 2022 - 06:25 WIB
loading...
Luka Tembak Ditusuk...
Legenda Kopassus Kolonel Inf. Agus Hernoto. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Komando Pasukan Khusus ( Kopassus ) merupakan pasukan elite TNI AD yang selalu melahirkan prajurit-prajurit pemberani dan patriotik di medan operasi. Salah satu prajurit yang melegenda karena aksi heroiknya adalah Kolonel Inf. Agus Hernoto.

Sepak terjangnya di palagan pertempuran mampu membuat gentar dan ciut nyali musuh. Keberanian dan sikap teguhnya dalam menjalankan misi operasi, menjadikan Agus Hernoto sebagai legenda Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang sekarang bernama Kopassus.

Tidak hanya itu, keberanian pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 1 Agustus 1930 menyabung nyawa dalam mengemban tugas operasi membuatnya disegani dan dihormati oleh para senior serta komandannya di Korps Baret Merah.

Bahkan, tokoh militer dan intelijen Jenderal TNI (Purn) Leonardus Benyamin Moerdani atau dikenal dengan sebutan Benny Moerdani rela dikeluarkan dari Kopassus karena membela Agus Hernoto. Saat itu, Komandan RPKAD Kolonel Moeng Parhadimoeljo memindahkan Agus Hernoto ke Staf Umum Angkatan Darat III Bagian Organisasi karena cacat seusai pulang dari operasi.

Baca juga: Kesal dengan Komandannya, Legenda Kopassus Ini Todongkan Senjata ke Wajah LB Moerdani

Dalam buku biografinya berjudul "Kolonel Inf. Agus Hernoto: Legenda Pasukan Komando dari Kopassus Sampai Operasi Khusus” diceritakan, Agus Hernoto yang saat itu berpangkat Letnan Dua (Letda) mendapat tugas untuk memimpin Operasi Banteng I untuk membebaskan Irian Barat sekarang Papua dari cengkeraman Belanda.

Operasi Banteng I merupakan operasi infiltrasi atau penyusupan ke belakang garis musuh melalui udara. Operasi militer ini sebagai tindak lanjut dari Tri Komando Rakyat (Trikora) yang dikumandangkan Presiden Soekarno pada 9 Desember 1961.

Baca juga: Operasi Seroja di Timor Timur, 16 Prajurit Kopassus Gugur saat Merebut Kota Dili

Operasi ini terbilang berbahaya dan taruhannya adalah nyawa. Panglima Mandala Mayjen TNI Soeharto yang melepas keberangkatan pasukan di Lapangan Udara Lahat, Amahai, Ambon, menyebut misi ini sebagai one way ticket (misi tanpa ada jaminan bisa selamat kembali pulang).

Luka Tembak Ditusuk Bayonet, Legenda Kopassus Ini Bungkam Tak Mau Bocorkan Rahasia Negara
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Tangis Istri Kacab Bank...
Tangis Istri Kacab Bank Pecah di Ruang Sidang Ungkap Doa Anak Minta Ayahnya Pulang Sebentar
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Rekomendasi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved