Menlu Ungkap Jumlah Pekerja Migran Ilegal Mencapai 446 Orang

Kamis, 01 September 2022 - 14:04 WIB
loading...
Menlu Ungkap Jumlah...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengungkapkan jumlah WNI yang menjadi pekerja migran ilegal meningkat sepanjang Januari 2022 hingga Agustus 2022 dibandingkan 2021. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri ( Menlu ) Retno Marsudi mengungkapkan jumlah WNI yang menjadi pekerja migran ilegal meningkat sepanjang Januari 2022 hingga Agustus 2022 dibandingkan 2021. Jumlah pekerja migran ilegal pada 2021 sebanyak 119 orang.

“Terjadi peningkatan tajam jumlah korban WNI dari total 119 pada tahun 2021 menjadi 446 orang pada Januari sampai Agustus 2022," kata Retno saat memaparkan isu aktual Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Kemudian, Retno melanjutkan, kasus ini tidak hanya terjadi di Kamboja, namun juga di beberapa negara di Asia Tenggara seperti Myanmar, Laos, Thailand, dan Filipina. Pihaknya juga menemukan bahwa perekrutan dan pemberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal sampai saat ini masih juga terus terjadi.

Baca juga: 12 WNI Korban Penyekapan di Kamboja Tiba di Tanah Air



"Dapat kami laporkan Ibu pimpinan dan anggota yang saya hormati bahwa Kepolisian Republik Indonesia baru-baru ini berhasil menggagalkan pemberangkatan 214 WNI dari Medan ke Sihanoukville Kamboja pada tanggal 12 Agustus 2022," katanya.

Retno menuturkan, seiring dengan perkembangan teknologi, ancaman terhadap keamanan manusia seperti ini akan menjadi hal yang terus perlu diantisipasi. Kerja sama antarkementerian dan lembaga harus ditingkatkan.

Kemudian, kasus di Kamboja dinilai harus menjadi peringatan keras (wake up call) bagi semua pemangku kepentingan untuk melakukan penanganan dan pencegahan yang sifatnya komprehensif dari hulu sampai hilir, sehingga korban tidak terus bertambah. "Jika penanganan masalah di hulu tidak ditangani dengan baik dapat dipastikan penanganan di hilir tidak akan memberikan dampak yang besar, dan jumlah kasus serta korban akan terus meningkat," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Komisi I Ingatkan Pemerintah...
Komisi I Ingatkan Pemerintah Hati-hati Jadikan Bandara Kertajati sebagai Bengkel Pesawat Hercules
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Terima Dubes Thailand,...
Terima Dubes Thailand, Utut: DPR Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Kisah Deni Maulana,...
Kisah Deni Maulana, Anak PMI Yordania yang Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 217 PMI dari Depot Imigrasi ke Tanah Air
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Berita Terkini
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Muslim antara India, Pakistan, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved