Maju Lagi di Pilpres 2024, Warganet Merinding Prabowo Pidato tentang Arti Pejuang
Selasa, 23 Agustus 2022 - 16:38 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan sambutannya pada Rakernas Partai Gerindra di Sentul, Bogor. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjawab sindiran pihak-pihak yang mencemooh dirinya saat memutuskan kembali maju sebagai calon Presiden 2024. Jawaban Prabowo pun menuai banyak pujian dari warganet.
“Merinding sumpah dengan pidato berapi-apinya pak Prabowo. Semoga ke depannya Pak Prabowo menjadi Pemimpin Negeri ini. Aamiin,” komentar pemilik akun TikTok @peape99 di akun @indonesiaadilmakmur.
Akun @indonesiaadilmakmur mengunggah potongan pidato kebangsaan Prabowo di Rakernas Gerindra, di Sentul, Bogor, beberapa waktu lalu. Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung orang-orang yang sering menanyakan alasan kenapa dirinya kembali maju pilpres, meski sudah beberapa kali kalah.
Baca juga: Survei SMRC: Di Antara Elite Partai, Prabowo Posisi Puncak Capres 2024
“Mungkin mereka tidak mengerti arti pejuang. Waktu Bung Karno dipenjara oleh Belanda, apakah kita menghentikan perjuangannya? Waktu Bung Hatta, Bung Syahrir, ditangkap oleh Belanda, dipenjara, dibuang ke sini ke sana. Apakah mereka mengaku kalah. Pada saat Jenderal Sudirman dengan satu paru-paru ditandu tanpa obat. Apakah dia pernah akan mengaku bahwa dia kalah dan dia tidak pernah menyerah. Dan kita akan ikuti jejak-jejak pendiri-pendiri bangsa kita ini,” ujar Prabowo disambut sorak sorai kader dan simpatisan Partai Gerindra.
“Merinding sumpah dengan pidato berapi-apinya pak Prabowo. Semoga ke depannya Pak Prabowo menjadi Pemimpin Negeri ini. Aamiin,” komentar pemilik akun TikTok @peape99 di akun @indonesiaadilmakmur.
Akun @indonesiaadilmakmur mengunggah potongan pidato kebangsaan Prabowo di Rakernas Gerindra, di Sentul, Bogor, beberapa waktu lalu. Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung orang-orang yang sering menanyakan alasan kenapa dirinya kembali maju pilpres, meski sudah beberapa kali kalah.
Baca juga: Survei SMRC: Di Antara Elite Partai, Prabowo Posisi Puncak Capres 2024
“Mungkin mereka tidak mengerti arti pejuang. Waktu Bung Karno dipenjara oleh Belanda, apakah kita menghentikan perjuangannya? Waktu Bung Hatta, Bung Syahrir, ditangkap oleh Belanda, dipenjara, dibuang ke sini ke sana. Apakah mereka mengaku kalah. Pada saat Jenderal Sudirman dengan satu paru-paru ditandu tanpa obat. Apakah dia pernah akan mengaku bahwa dia kalah dan dia tidak pernah menyerah. Dan kita akan ikuti jejak-jejak pendiri-pendiri bangsa kita ini,” ujar Prabowo disambut sorak sorai kader dan simpatisan Partai Gerindra.
Lihat Juga :