Wapres Tegaskan Minuman Keras, Judi Adalah Perbuatan Setan
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 17:49 WIB
loading...
Saat memberikan tausiah di Depok, Sabtu (20/8/2022), Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menegaskan, minuman keras hingga perjudian adalah perbuatan setan. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menegaskan minuman keras hingga perjudian adalah perbuatan setan. Hal itu diungkapkan Wapres saat memberikan tausiah pada haul ke-23 ulama besar Indonesia Habib Umar Bin Hood Alatas, di Masjid Syech Muhammad Yusuf, Depok, Jawa Barat, Sabtu (20/8/2022).
"Allah dengan tegas mengatakan minuman keras, judi itu adalah setan. Allah mengatakan dosanya lebih besar dari manfaatnya," tegas Wapres.
Baca juga: Wapres Minta Ulama Sosialisasikan Wakaf Uang
Oleh karena itu, Wapres pun meminta agar umat menjauhi yang dilarang oleh Allah SWT diantaranya minum-minuman keras juga berjudi. Seperti ketika Allah menurunkan Ayat dalam Alquran sami’na wa atho’na yang artinya kami mendengar dan kami taat.
"Kalau kita dipanggil Allah hanya sami’na wa atho’na. Tanpa harus menunda, tanpa harus menanti, sami’na wa atho’na tanpa sami’na wa entar na, itu artinya sami’na wa nanti na, itu menunda," kata Wapres.
Baca juga: Wapres Sebut Indonesia Harus Berdikari secara Digital
Wapres menjelaskan, hal ini seperti yang pernah juga dilakukan umat Islam pada zaman Nabi. Ketika ada perintah Allah suatu contoh misalnya ketika ada perintah untuk meninggalkan minuman keras dan perjudian, padahal pada waktu itu orang banyak minum.
"Allah dengan tegas mengatakan minuman keras, judi itu adalah setan. Allah mengatakan dosanya lebih besar dari manfaatnya," tegas Wapres.
Baca juga: Wapres Minta Ulama Sosialisasikan Wakaf Uang
Oleh karena itu, Wapres pun meminta agar umat menjauhi yang dilarang oleh Allah SWT diantaranya minum-minuman keras juga berjudi. Seperti ketika Allah menurunkan Ayat dalam Alquran sami’na wa atho’na yang artinya kami mendengar dan kami taat.
"Kalau kita dipanggil Allah hanya sami’na wa atho’na. Tanpa harus menunda, tanpa harus menanti, sami’na wa atho’na tanpa sami’na wa entar na, itu artinya sami’na wa nanti na, itu menunda," kata Wapres.
Baca juga: Wapres Sebut Indonesia Harus Berdikari secara Digital
Wapres menjelaskan, hal ini seperti yang pernah juga dilakukan umat Islam pada zaman Nabi. Ketika ada perintah Allah suatu contoh misalnya ketika ada perintah untuk meninggalkan minuman keras dan perjudian, padahal pada waktu itu orang banyak minum.
Lihat Juga :