Profil Ishak Daud, Panglima GAM yang Disegani pada Zamannya

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Salah satu momen penting yang dilakukan adalah mengibarkan bendera Aceh Merdeka di SMA Idi Rayeuk, Aceh Timur pada 4 Desember 1989. Ini adalah pengibaran bendera Aceh Merdeka kedua setelah Hasan Tiro di Gunung Halimun, Pidie.

Serangan besar yang pernah dilakukan Ishak Daud dan kelompoknya terjadi pada 20 Mei 1990. Panglima Perang GAM wilayah Peureulak itu menyerang pos ABRI di Buloh Blang Ara, Aceh Utara. Dalam serangan itu, dua anggota TNI dan seorang pelajar SMP tewas. Kelompok Ishak Daud berhasil mengambil 22 pucuk senjata M-16 dan senjata jenis minimi.

Ishak Daud akhrinya tertangkap. Atas serangan ke pos ABRI itu, dia divonis hukuman 20 tahun penjara. Namun baru dua tahun menjalani hukuman, Presiden Abdurrahman Wahid membebaskannya pada 21 Mei 2000.

Api keinginan untuk memerdekakan Aceh masih menyala di hati Ishak Daud meski telah dibebaskan pemerintah Indonesia. Ia kembali ke hutan untuk bergabung dengan GAM. Ishak Daud menjadi salah satu corong utama GAM ketika berhadap dengan media ataupun fasilitator perdamaian.

"Bagaimana mungkin bisa damai kalau tidak ada kepercayaan," kata Ishak Daud saat berbincang dengan wartawan terkait kondisi kekinian Aceh menjelang perdamaian pada 2002 dikutip dari tulisan Nani Afrida, Panglima Ishak Daud di Mata Saya (Bagian II). Ketidakpercayaan Ishak Daud karena itu ia melihat TNI tetap saja melakukan operasi di Aceh.

Seperti operasi TNI pada 8 September 2004 di Alue Nireh, Aceh Timur yang akhirnya menewaskan Ishak Daud. Ia tertembak dalam sebuah pertempuran. Turut meninggal dalam pertempuran itu, sang istri, Cut Rostina, dan dua pengawal Ishak Daud.

Jenazah Ishak Daud dan Cut Rostina kemudian dimakamkan di Desa Blang Glumpang, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Lokasinya sekitar 300 meter dari rumah ibundanya, Nuriah.

Kematian Ishak Daud menyisakan kesedihan mendalam bagi anggota GAM dan masyarakat Aceh Timur. Empat hari kemudian GAM mengumumkan Ishak Daud mati syahid.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Momen Penghuni Huntara...
Momen Penghuni Huntara Jamur Ujung Aceh Bersyukur Dapat Bantuan Peralatan Dapur
Garuda Hibahkan Pesawat...
Garuda Hibahkan Pesawat untuk Aceh, Wamenhaj: Permudah Jemaah Manasik Haji
28 Izin Perusahaan Perusak...
28 Izin Perusahaan Perusak Lingkungan di Aceh, Sumut, Sumbar Dicabut, Ini Daftar Namanya
Salim A Fillah: Tolong...
Salim A Fillah: Tolong Datang dan Kembali ke Aceh, Bencana Ini Belum Selesai
Sabotase Jembatan Bailey...
Sabotase Jembatan Bailey di Aceh: Operasi Kemanusiaan Diserang dan Negara Diuji
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Rekomendasi
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
Berita Terkini
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved