Jokowi Nilai Mengisolasi Desa Lebih Efektif daripada Mengkarantina Kota

Selasa, 30 Juni 2020 - 15:55 WIB
loading...
Jokowi Nilai Mengisolasi...
Presiden Jokowi saat tiba di Lanumad A Yani Semarang untuk melakukan kunjungan kerja di Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020). Foto/Istimewa
A A A
SEMARANG - Untuk mengendalikan penyebaran virus Corona (COVID-19) jenis baru dibutuhkan strategi intervensi berbasis lokal. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau Posko Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Jateng di Semarang, Selasa, (30/6/2020).

"Mengkarantina atau mengisolasi RT, mengisolasi RW, mengisolasi kampung atau desa itu lebih efektif daripada kita mengkarantina kota atau kabupaten. Ini lebih efektif," ujar Jokowi. (Baca juga: Jokowi Imbau Kepala Daerah Jangan Asal Terapkan New Normal)

Sebab itu, Jokowi berharap semua daerah menggunakan strategi tersebut dalam menanggulangi penyebaran COVID-19. "Dengan strategi ini bisa dipakai bersama-sama, sehingga kita harapkan terjadi penurunan (reproduksi virus) RT maupun R0," terangnya.

Mantan Wali Kota Solo itu berharap pada Juli mendatang semua elemen, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Gugus Tugas terus bekerja keras menekan penyebaran COVID-19. Harapannya, virus yang hingga kini belum ditemukan obatnya itu bisa menurun di semua daerah termasuk di Jawa Tengah. (Baca juga: Soroti Kinerja Menteri, Jokowi: Tak Ada Progres Signifikan)
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Jokowi Bersedia Jadi...
Jokowi Bersedia Jadi Dewan Pembina Rampai Nusantara
Prabowo Bangga Indonesia...
Prabowo Bangga Indonesia Pernah Dipimpin SBY dan Jokowi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Efisiensi Anggaran Era Prabowo Akibat Buruknya Pemerintahan Jokowi
Tuding OCCRP Proksi...
Tuding OCCRP Proksi untuk Sudutkan Jokowi, Joman: Kita Pantas Curiga!
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Berita Terkini
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved