Dihadiri Tamu dari Malaysia, Upacara HUT ke-77 RI di PLBN Aruk Berlangsung Meriah
Kamis, 18 Agustus 2022 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Launching Pembagian 10 Juta Bendera di Merauke, Mendagri Jelaskan Spirit Pembentukan DOB Papua
Dalam sambutannya, Restuardy membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga merupakan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI. Mendagri dalam amanatnya mengingatkan tentang pentingnya rasa nasionalisme yang harus dijaga oleh masyarakat yang tinggal di perbatasan negara. Hal ini juga termasuk memberdayakan potensi dan menggunakan produk dalam negeri, meningkatkan peran usaha kecil menengah dalam perputaran roda ekonomi kawasan perbatasan.
Pemerintah daerah, lanjut Restuardy, agar mengalokasikan 40% anggaran Pengadaan Barang dan Jasa pada APBD untuk belanja produk dalam negeri. Pesan lain yang disampaiakan dalam pidato adalah, agar warga di perbatasan mampu memupuk rasa kebanggaan bagi setiap WNI supaya berdiri sama tinggi atau lebih maju dalam beraktivitas dengan masyarakat negara tetangga.
“Perbatasan negara adalah garda terdepan NKRI dengan negara tetangga yaitu Malaysia, untuk itu pemerintah melalui BNPP bersama Kementerian/Lembaga anggotanya akan secara bertahap membangun perbatasan negara. Diharapkan masyarakat dapat terus mengembangka rasa nasionalisme serta membantu menjaga kedaulatan di beranda depan NKRI,” ucapnya.
Turut hadir dalam upacara HUT ke-77 RI tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Kabupaten Sambas, anggota DPRD Sambas, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Sambas, para Kepala CIQ Wilayah Kerja Aruk.
Dalam sambutannya, Restuardy membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga merupakan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI. Mendagri dalam amanatnya mengingatkan tentang pentingnya rasa nasionalisme yang harus dijaga oleh masyarakat yang tinggal di perbatasan negara. Hal ini juga termasuk memberdayakan potensi dan menggunakan produk dalam negeri, meningkatkan peran usaha kecil menengah dalam perputaran roda ekonomi kawasan perbatasan.
Pemerintah daerah, lanjut Restuardy, agar mengalokasikan 40% anggaran Pengadaan Barang dan Jasa pada APBD untuk belanja produk dalam negeri. Pesan lain yang disampaiakan dalam pidato adalah, agar warga di perbatasan mampu memupuk rasa kebanggaan bagi setiap WNI supaya berdiri sama tinggi atau lebih maju dalam beraktivitas dengan masyarakat negara tetangga.
“Perbatasan negara adalah garda terdepan NKRI dengan negara tetangga yaitu Malaysia, untuk itu pemerintah melalui BNPP bersama Kementerian/Lembaga anggotanya akan secara bertahap membangun perbatasan negara. Diharapkan masyarakat dapat terus mengembangka rasa nasionalisme serta membantu menjaga kedaulatan di beranda depan NKRI,” ucapnya.
Turut hadir dalam upacara HUT ke-77 RI tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Kabupaten Sambas, anggota DPRD Sambas, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Sambas, para Kepala CIQ Wilayah Kerja Aruk.
Lihat Juga :