Profil Raider 412 Kalajengking yang Bertugas Atasi KKB Papua Miliki Kemampuan Antiteror

Rabu, 17 Agustus 2022 - 05:01 WIB
loading...
Profil Raider 412 Kalajengking...
Pasukan Yonif Mekanis Raider 412/Kalajengking atau Batalyon Infanteri 412/Bharata Eka Sakti (BES) adalah salah satu batalyon infanteri di jajaran Brigade Infanteri Mekanis Raider 6/Tri Sakti Balajaya Divisi Infanteri 2/Kostrad. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Profil Raider 412 Kalajengking yang bertugas atasi KKB Papua merupakan pasukan dengan kemampuan antiteror. Pasukan yang bermarkas di Purworejo, Jawa Tengah ini berada di bawah Divisi 2 Kostrad.

Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 412/Kalajengking atau Batalyon Infanteri 412/Bharata Eka Sakti (BES) adalah salah satu batalyon infanteri di jajaran Brigade Infanteri Mekanis Raider 6/Tri Sakti Balajaya Divisi Infanteri 2/Kostrad.

Sejak awal dibentuk, batalyon ini kerap dikirim ke Papua untuk menjaga keamanan dan mencegah munculnya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kemampuannya dalam mengatasi KKB membuat pasukan ini kerap ditugaskan untuk menciptakan perdamaian di wilayah timur Indonesia tersebut.

Baca juga: Tangis Bahagia Sambut Prajurit Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad

Cikal bakal terbentuknya Yonif 412/Raider Kostrad ini bermula dari Batalyon Infanteri (Yonif) 451 yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Panglima Tertinggi – VII/Dip nomor KPTS/58/7/1959 tanggal 15 Juli 1959. Batalyon ini diresmikan pada 1 Agustus 1959 oleh Pangdam VII/Diponegoro yang saat itu dijabat oleh Kolonel Inf. Soeharto di alun-alun Purworejo.

Baca juga: Dukung Keamanan Warga Dari Gangguan Teroris KKB, Pasukan Tempur Kostrad Diberangkatkan ke Papua

Dengan adanya restrukturisasi batalyon di bawah kendali Kodam VII/Diponegoro berdasarkan Surat Keputusan Pangdam VII/Diponegoro nomor Kep/38/8/1965 tanggal 1 Agustus 1965, maka Yonif 451 dilebur menjadi Yon L dengan Bergambar Kalajengking dengan nama Bharata Eka Shakti yang bermakna ksatria yang kokoh dan mempunyai kekuatan luar biasa.

Berdasarkan Surat Keputusan Pangdam VII/Dip Nomor Kep/8/2/1966 tanggal 7 Februari 1966 semua Batalyon dalam jajaran Brigif 6 yang semula menggunakan kode huruf diganti dengan kode angka sehingga Yon L berubah nama menjadi Yon 412, sedangkan penggunaan lokasi 412 oleh seluruh anggota dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 1966.

Dalam perkembangannya, berdasarkan surat keputusan Pangdam VII/Dip Nomor Kep /11/I/1978 tanggal 20 Januari 1978, status batalyon-batalyon Brigif 6 termasuk Yonif 412 lepas dari Kodam VII/Dip dan masuk menjadi organisasi administratif Kostrad dan sebutan Batalyon 412 berubah menjadi Yonif 412 Brigif 6 Kostrad.

Di masa kepemimpinan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Ryamizard Ryacudu, Yonif 412 menjadi salah satu dari 10 Batalyon Raider. Dengan begitu Yonif 412 berubah menjadi Yonif 412/Raider dengan simbol “Pisau Raider dan Lintas Petir” dan memiliki semboyan "Cepat Senyap Tepat".

Selain memiliki kemampuan antiteror, batalyon ini juga diperkuat dengan 36 kendaraan lapis baja berupa Tank angkut personel jenis M113 A1 B-E. Saat ini, pasukan tersebut dipimpin oleh Danyonif Mekanis Raider 412 Kostrad Letkol Inf Moch. Renaldy Herbowo.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Berita Terkini
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved