Fadli Zon Sebut Serangan Brutal Israel di Gaza sebagai Kejahatan Perang
Selasa, 09 Agustus 2022 - 12:23 WIB
loading...
Ketua BKSAP DPR Fadli Zon mengutuk keras serangan terbaru Israel ke Jalur Gaza sejak Jumat (5/8/2022). FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Serangan brutal Israel atas Jalur Gaza sejak Jumat (5/8/2022) menurut Kementerian Kesehatan di Gaza telah menewaskan lebih dari 41 warga Palestina, termasuk 15 anak-anak, empat perempuan dan sedikitnya 311 terluka. Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon mengutuk keras serangan terbaru Israel tersebut.
"Ini serangan sangat brutal. Ini jelas-jelas kejahatan perang. Saya mengutuk keras serangan itu. Dalih hanya menyerang kelompok pejuang di Gaza adalah alasan yang dibuat-buat. Di lapangan, Israel juga membunuhi anak-anak dan perempuan. Tercatat 15 anak-anak Gaza tewas," ungkap mantan Wakil Ketua DPR tersebut.
Lebih jauh, legislator Komisi Luar Negeri tersebut mendesak komunitas internasional terutama Dewan Keamanan PBB secepatnya mengambil langkah konkret untuk menghentikan serangan barbar Israel tersebut.
"Menurut saya, langkah darurat saat ini adalah mendesak DK PBB melakukan intervensi langsung menghentikan serangan tersebut, meredakan ketegangan, dan membuka akses bantuan kemanusiaan ke Gaza yang terisolasi sejak 14 tahun," kata politikus Gerindra tersebut.
"Ini serangan sangat brutal. Ini jelas-jelas kejahatan perang. Saya mengutuk keras serangan itu. Dalih hanya menyerang kelompok pejuang di Gaza adalah alasan yang dibuat-buat. Di lapangan, Israel juga membunuhi anak-anak dan perempuan. Tercatat 15 anak-anak Gaza tewas," ungkap mantan Wakil Ketua DPR tersebut.
Lebih jauh, legislator Komisi Luar Negeri tersebut mendesak komunitas internasional terutama Dewan Keamanan PBB secepatnya mengambil langkah konkret untuk menghentikan serangan barbar Israel tersebut.
"Menurut saya, langkah darurat saat ini adalah mendesak DK PBB melakukan intervensi langsung menghentikan serangan tersebut, meredakan ketegangan, dan membuka akses bantuan kemanusiaan ke Gaza yang terisolasi sejak 14 tahun," kata politikus Gerindra tersebut.
Lihat Juga :