Terus Kawal Kasus Brigadir J, Aksi 3.000 Lilin Digelar di Pelataran TIM
Senin, 08 Agustus 2022 - 21:47 WIB
loading...
A
A
A
"Saya ingin mengajak agar kita mengawal ini dengan konsisten, dengan komitmen, kita ini adalah orang yang ingin berbuat kebajikan bagi negeri ini malalui arwah Yosua semoga tenang di surga, semoga kita semua diberi kekuatan untuk mengawal kebajikan ini dan saya berharap kita bisa berkumpul 40 hari 100 hari sampai terungkap kasus ini sampai bersih kepolisian Republik Indonesia," ujar Irma.
Irma juga menyoroti transparansi dari pihak kepolisian dalam upaya pengungkapan kasus tewasnya Brigadir J. Ia menilai sejumlah instansi belum maksimal dan transparan dalam mengungkap kasus tersebut.
"Begini, transparan menurut kita semua sama transparan menurut timsus atau polisi sama enggak? Kalau dibilang bahwa kami sekarang sedang menangkap empat orang pelanggar etik, pelanggaran etik ini apa? Kita punya hak untuk tahu," ucap Irma.
Lebih lanjut, Irma menilai kasus tewasnya Brigadir J jadi momentum bersih-bersih dalam instansi Polri. "Ini adalah momentum yang terbaik untuk beres-beres Polri, kedua untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Kalau ada pertanyaan kenapa lama sekali karena alat bukti dihilangkan. Lalu ada banyak yang ikut di persekongkolan jahat ini. Itu harus disebutkan satu per satu siapa namanya apa yang dilakukan bagaimana mencegahnya," pungkasnya.
Irma juga menyoroti transparansi dari pihak kepolisian dalam upaya pengungkapan kasus tewasnya Brigadir J. Ia menilai sejumlah instansi belum maksimal dan transparan dalam mengungkap kasus tersebut.
"Begini, transparan menurut kita semua sama transparan menurut timsus atau polisi sama enggak? Kalau dibilang bahwa kami sekarang sedang menangkap empat orang pelanggar etik, pelanggaran etik ini apa? Kita punya hak untuk tahu," ucap Irma.
Lebih lanjut, Irma menilai kasus tewasnya Brigadir J jadi momentum bersih-bersih dalam instansi Polri. "Ini adalah momentum yang terbaik untuk beres-beres Polri, kedua untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Kalau ada pertanyaan kenapa lama sekali karena alat bukti dihilangkan. Lalu ada banyak yang ikut di persekongkolan jahat ini. Itu harus disebutkan satu per satu siapa namanya apa yang dilakukan bagaimana mencegahnya," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :