Daftar di Jam Pertama Bareng PDIP, PKP Siap Hadapi Verifikasi Faktual

Senin, 01 Agustus 2022 - 22:15 WIB
loading...
A A A
Menyongsong Pemilu 2024, kata Yussuf, PKP akan terus berjuang menjadi garda terdepan sebagai benteng Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dari segala bentuk ancaman disintegrasi bangsa, radikalisme, terorisme, intoleransi dan kelompok-kelompok yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

Soal capres-cawapres, lanjut Yussuf, PKP belum punya pilihan nama saat ini. Diingatkan, untuk membangun bangsa dan negara yang besar, butuh pula pemimpin besar. Oleh karena itu, Yussuf menyatakan, partainya akan mendukung siapa pun asal dapat memenuhi kriteria.

Yakni disegani di dunia intenasional, berjiwa kerakyatan, bermoral, profesional, berani dan berwibawa, dan dapat membawa bangsa dan negara Indonesia menuju era kemasannya. "Paling tidak seperti Bung Karno disegani dunia. Kerakyatan seperti Soeharto dengan konsep trilogi pembangunan. Yang paham betul situasi ekonomi global. Selain itu, untuk mempersatukan bangsa yang potensi disintegrasinya besar, butuh pemimpin kuat yang memegang erat Pancasila," tuturnya.

Soal target perolehan kursi, PKP menargetkan minimal meraih 34 kursi di DPR, 5-10 kursi atau satu fraksi di DPRD Provinsi dan 3-5 kursi atau satu fraksi di DPRD Kabupaten/Kota. Sehingga PKP berperan aktif dalam perumusan kebijakan dan strategi nasional di tingkat pusat dan menentukan kebijakan dan program kerakyatan yang pro poor, pro job, dan pro environment.

"Kita jawab pesimisme orang lain yang bilang PKP tak mungkin lolos jadi peserta dan lolos Parliamentary Threshold. Kita akan bangun sejarah baru, jadi partai besar, apalagi kita bukan partai kemarin sore. Besok kita tunjukkan, inilah PKP yang sangat percaya diri dan siap 100 persen," ucapnya.

Wakil Ketua Umum DPN PKP Mayor Jenderal TNI (Purn) Aslizar Nurdin Tanjung menambahkan, momentum Tahun Baru Islam menjadi semangat tambahan bagi PKP dalam menghadapi pendaftaran peserta calon peserta Pemilu 2024.

"Kita jadikan sebagai semangat tambahan untuk refleksi, muhasabah dan introspeksi. Juga semangat dari yang dulu tidak lolos parlemen, hijrah dan lolos. Selain itu istiqomah dalam perjuangan ini. Jaga semangat ini. Kita yakinkan seluruh kader bahwa kita akan lolos dengan usaha yang maksimal," pungkasnya.
(rca)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1656 seconds (11.210#12.26)