Dompet Dhuafa Perkenalkan Inovasi Baru Wakaf Produktif
Jum'at, 29 Juli 2022 - 01:06 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi pengelolaan aset-aset ini secara berkelanjutan tentulah harus dikelola dengan prinsip-prinsip kewirausahaan, prinsip-prinsip enterprise yang bisa menjadikan aset wakaf itu memiliki kemampuan untuk menjadi revenue center, artinya revenue dari aset-aset wakaf yang dikelola atau margin atau return dan seterusnya itu akan menjadi sumber nutrisi baru bagi penyaluran manfaat kepada orang-orang dhuafa yang masuk di dalam asnaf penerima dana kemanusiaan," jelasnya.
Dia melanjutkan menurut catatan Kementerian Agama, sekarang terdapat sekitar 435 bidang tanah wakaf di seluruh Indonesia. Dimana, 10% di antaranya berada di wilayah-wilayah yang strategis dan selebihnya adalah aset-aset wakaf yang belum terkelola secara maksimal.
"Tentunya secara nasional ini menjadi PR bersama agar lahan-lahan itu segera terproduktifkan, dari mana sumber produktifnya tentu kita perlu modal, dari mana modalnya tentu dengan memobilisasi dana wakaf dari masyarakat dalam bentuk tunai." Baca juga: Sandiaga Kagum UMKM Bisa Buka Lapangan Pekerjaan Kaum Dhuafa
"Sehingga dari situ ada sumber permodalan ketika nanti suatu saat tanah-tanah ini bisa dibangun dengan keperluan berbagai hal, seperti klaster syariah, pasar, masjid, rumah sakit, dan sekolah-sekolah," pungkasnya.
Dia melanjutkan menurut catatan Kementerian Agama, sekarang terdapat sekitar 435 bidang tanah wakaf di seluruh Indonesia. Dimana, 10% di antaranya berada di wilayah-wilayah yang strategis dan selebihnya adalah aset-aset wakaf yang belum terkelola secara maksimal.
"Tentunya secara nasional ini menjadi PR bersama agar lahan-lahan itu segera terproduktifkan, dari mana sumber produktifnya tentu kita perlu modal, dari mana modalnya tentu dengan memobilisasi dana wakaf dari masyarakat dalam bentuk tunai." Baca juga: Sandiaga Kagum UMKM Bisa Buka Lapangan Pekerjaan Kaum Dhuafa
"Sehingga dari situ ada sumber permodalan ketika nanti suatu saat tanah-tanah ini bisa dibangun dengan keperluan berbagai hal, seperti klaster syariah, pasar, masjid, rumah sakit, dan sekolah-sekolah," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :