Airlangga Anggap Kalteng Tepat untuk Program Ketahanan Pangan

Minggu, 28 Juni 2020 - 09:11 WIB
loading...
Airlangga Anggap Kalteng...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pemilihan Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, Kalimantan Tengah sangat tepat untuk pelaksanaan program ketahanan pangan , yaitu food estate.

"Tidak salah pemerintah mendorong Kalteng, khususnya Pulang Pisau bersama Kapuas menjadi lumbung padi nasional," ujar Airlangga saat kunjungan kerjanya di Pulang Pisau, Sabtu (27/6/2020).

Dia mengatakan, pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten sudah melaksanakan rapat berkali-kali terkait rencana pelaksanaan program tersebut. Pihaknya memasuki era tatanan kehidupan baru, memutuskan langsung menuju Pulang Pisau dan juga Kapuas, untuk melihat kondisi lahan di lapangan secara langsung.

(Baca: Program Ketahanan Pangan Di 10 Kabupaten ini Jangan Sampai Kendor)

"Kami kesini karena ingin merekomendasikannya kepada Presiden RI untuk datang ke sini. Hingga nantinya presiden mencanangkan lumbung beras nasional food estate untuk Indonesia ada di Kalteng," kata ketua umum Partai Golkar ini.

Dia membeberkan, pihaknya bersama menteri lainnya sudah sering melihat pemetaan di lapangan. Akan tetapi, tentu rasanya berbeda jika melihat hamparan padi yang ada secara langsung. "Melihat hamparan padi yang ada ini secara langsung, memberi percaya diri kepada pemerintah bahwa ini pilihan tepat," imbuhnya.

Pemerintah pada tahap awal memproyeksikan peningkatan produktivitas pertanian dan pada tahap selanjutnya baru dilanjutkan pengembangan lebih jauh lagi. Pihaknya bakal terus memantau dan mengkaji setiap perkembangan kegiatan, sehingga menjadi pembelajaran dan dilakukan penyempurnaan, guna menjadikannya sebagai kawasan pertanian modern.

(Baca: Umumkan Idul Adha 31 Juli, Muhammadiyah Jabarkan Protokol Salat Id dan Kurban)

Adapun tahapan selanjutnya adalah mengajak para investor untuk berpartisipasi dalam pengembangannya dan mempersiapkannya menjadi kawasan ekonomi khusus. "Kawasan khusus harus kepada masyarakat dengan daya juang luar biasa dan semangat Isen Mulang. Pemerintah sudah datang, pantang mundur hingga menjadi lumbung padi nasional," katanya.

Dia mengatakan, lokasi yang ada saat ini sangat strategis, yaitu jarak kepada tujuan yang menjadi pasar juga terjangkau, sehingga diharapkan nilai tukar petani pun meningkat. Sedangkan dalam kunjungan tersebut turut hadir Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN RI Dr Sofyan Djalil, Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga, didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran beserta jajaran.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Momen Prabowo Panen...
Momen Prabowo Panen Raya Jagung di Tuban, Naiki Alat Berat hingga Pakai Topi Koboi
Polri Target Bangun...
Polri Target Bangun 1.500 SPPG di Indonesia pada 2026
Didampingi Kapolri,...
Didampingi Kapolri, Prabowo Resmikan 10 Gudang Ketahanan Pangan-SPPG Polri di Tuban
Produksi Beras Naik...
Produksi Beras Naik Sebentar
Tinjau Pembangunan Yonif...
Tinjau Pembangunan Yonif TP 887/KTM, Menhan: Untuk Pertahanan dan Bantu Rakyat
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Rekomendasi
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved