Hujan 1 Jam Lebih, BNPB Minta Masyarakat di Bantaran Sungai Segera Evakuasi

Senin, 25 Juli 2022 - 20:46 WIB
loading...
Hujan 1 Jam Lebih, BNPB Minta Masyarakat di Bantaran Sungai Segera Evakuasi
BNPB meminta masyarakat di sepanjang aliran atau bantaran sungai jika terjadi hujan dengan durasi lebih dari 1 jam untuk segera melakukan evakuasi. Foto/Ilustrasi/MPI
A A A
JAKARTA - Masyarakat di sepanjang aliran atau bantaran sungai jika terjadi hujan dengan durasi lebih dari 1 jam untuk segera melakukan evakuasi. Imbauan ini disampaikan oleh Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari.

Kata Abdul Muhari, upaya ini sebagai mitigasi atau kesiapsiagaan masyarakat jika terjadi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang, hingga longsor. "Paling penting sebenarnya adalah kesiapsiagaan masyarakat," kata Abdul Muhari saat konferensi pers virtual, Senin (25/7/2022).

Baca juga: Jokowi Minta BNPB Berbenah Diri

Misalkan kata Aam sapaan akrabnya, masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai atau masyarakat yang bertempat tinggal di daerah yang dekat dengan tebing dengan kecuraman yang tinggi, maka pihaknya selalu mengimbau kalau terjadi hujan, hujan dengan durasi lebih dari 1 jam.

"Masyarakat coba lihat keluar rumah kalau jarak pandang kita itu terhadap objek atau rumah tetangga yang kita ketahui mungkin 50 meteran dari rumah kita, pada saat hujan itu tidak kelihatan, berarti itu intensitas hujannya sudah sangat tinggi," jelasnya.

Aam mengatakan, jika hujan sudah terjadi 1 jam itu tandanya masyarakat harus inisiatif terlebih dulu, evakuasi ke tempat yang lebih aman. Pasalnya kata Aam, di daerah hulu debit airnya sudah sangat banyak.

"Artinya sangat berpotensi daerah aliran sungai ini debitnya bertambah kemudian meluap atau daerah-daerah kemiringan mungkin ada saturasi air yang berpotensi menyebabkan longsor. Inisiatif masyarakat yang perlu kita bangun terus," ungkapnya.

"Ada inisiatif-inisiatif yang harus kita tetap bangun di masyarakat khususnya bagi mereka yang tinggal di sepanjang daerah bantaran sungai, kemudian di daerah dengan ke kemiringan lereng yang cukup curam, itu tadi kalau terjadi hujan lebih satu jam visibility kita atau jarak pandang kita kurang dari 50 meter, kita evakuasi dulu sementara," tambahnya.

Meskipun kata Aam, harus ada solusi permanen untuk mengantisipasi kejadian bencana hidrometeorologi basah. "Tapi ada yang lebih penting sebenarnya ketika kita bicara bijak bencana khususnya hidrometeorologi basah, banjir, banjir bandang, tanah longsor itu adalah solusi permanen, ada beberapa hal yang terkait dengan regulasi dan praktiknya nanti di lapangan," tutupnya.
(maf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1485 seconds (11.97#12.26)