Survei: Prabowo Kokoh di Puncak Elektabilitas Capres, Gerindra Tempel PDIP
Senin, 25 Juli 2022 - 11:13 WIB
loading...
A
A
A
Azwar menganalisa Prabowo punya peluang besar jadi capres yang kemungkinan besar akan diusung Gerindra di Pilpres 2024. Kandidat capres potensial lain yang masuk jajaran teratas elektabilitas survei belum juga memiliki kepastian dukungan resmi dari parpol, yaitu Ganjar dan Anies. Meski Ganjar adalah kader PDIP.
Menurut Azwar, posisi Ganjar dilematis apalagi jika memang Ganjar tak dicalonkan PDIP pada 2024. Namun, riskan bila Ganjar lompat ke parpol lain dari PDIP yang membesarkannya.
Begitu juga Anies yang belum memiliki kendaraan parpol. Meskipun, baru Nasdem sejauh ini yang baru memasukkan Anies sebagai salah satu bakal capres jagoannya.
"Posisi Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berakhir pada Oktober 2022," ucap Azwar.
Selain kandidat capres, survei SPP juga mengukur kekuatan parpol-parpol dari sisi pilihan publik. Menurut Azwar, dalam survei SPP ditemukan efek bola salju yang diterima Gerindra.
Dia menjelaskan maksud efek bola salju, yaitu semakin tinggi elektabilitas capres yang diusung maka semakin banyak publisitas yang diperoleh partainya. "Dengan begitu semakin tinggi pula pilihan publik atas partai tersebut," kata Azwar.
Azwar mengatakan efek tersebut terlihat saat mengukur tingkat keterpilihan parpol. Hasilnya, Gerindra membayangi terus PDIP dan masih menempati posisi kedua.
Menurut Azwar, posisi Ganjar dilematis apalagi jika memang Ganjar tak dicalonkan PDIP pada 2024. Namun, riskan bila Ganjar lompat ke parpol lain dari PDIP yang membesarkannya.
Begitu juga Anies yang belum memiliki kendaraan parpol. Meskipun, baru Nasdem sejauh ini yang baru memasukkan Anies sebagai salah satu bakal capres jagoannya.
"Posisi Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berakhir pada Oktober 2022," ucap Azwar.
Selain kandidat capres, survei SPP juga mengukur kekuatan parpol-parpol dari sisi pilihan publik. Menurut Azwar, dalam survei SPP ditemukan efek bola salju yang diterima Gerindra.
Dia menjelaskan maksud efek bola salju, yaitu semakin tinggi elektabilitas capres yang diusung maka semakin banyak publisitas yang diperoleh partainya. "Dengan begitu semakin tinggi pula pilihan publik atas partai tersebut," kata Azwar.
Azwar mengatakan efek tersebut terlihat saat mengukur tingkat keterpilihan parpol. Hasilnya, Gerindra membayangi terus PDIP dan masih menempati posisi kedua.
Lihat Juga :