DPR Ingatkan BPOM Tak Buat Kebijakan Kontraproduktif dengan Komitmen Pemerintah
Sabtu, 23 Juli 2022 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Soal Pelabelan BPA di Galon, Komitmen Pemerintah dalam Pengelolaan Sampah Mundur
Legislator dari Dapil Jabar VIII ini menambahkan, di saat banyak negara sedang bermasalah dengan pangan dan energi, seyogyanya industri juga menerapkan prinsip 3R (reuse, reduce, dan recycle) yang efektif dan efisien sehingga ada komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar bukan sebaliknya.
"Pemerintah harus konsisten terhadap program yang sudah sangat baik dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Janganlah membuat kebijakan yang saling bertentangan," katanya.
Senada, Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia Muharram Atha Rasyadi menilai penggunaan plastik sekali pakai apalagi galon sekali pakai menjadi masalah baru bagi lingkungan dan kesehatan.
"Produsen harusnya segera beralih ke produk guna ulang serta membuka peta jalan pengurangan sampah mereka ke publik. Kami sendiri akan terus mengampanyekan pemakaian produk guna ulang ini melalui sosial media,” ujarnya.
Diketahui bahwa tidak hanya berdampak pada lingkungan, galon plastik sekali pakai PET juga berbahaya bagi kesehatan karena kandungan mikroplastik dan antimon trioksida yang lebih mudah luruh daripada BPA pada galon guna ulang.
Legislator dari Dapil Jabar VIII ini menambahkan, di saat banyak negara sedang bermasalah dengan pangan dan energi, seyogyanya industri juga menerapkan prinsip 3R (reuse, reduce, dan recycle) yang efektif dan efisien sehingga ada komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar bukan sebaliknya.
"Pemerintah harus konsisten terhadap program yang sudah sangat baik dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Janganlah membuat kebijakan yang saling bertentangan," katanya.
Senada, Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia Muharram Atha Rasyadi menilai penggunaan plastik sekali pakai apalagi galon sekali pakai menjadi masalah baru bagi lingkungan dan kesehatan.
"Produsen harusnya segera beralih ke produk guna ulang serta membuka peta jalan pengurangan sampah mereka ke publik. Kami sendiri akan terus mengampanyekan pemakaian produk guna ulang ini melalui sosial media,” ujarnya.
Diketahui bahwa tidak hanya berdampak pada lingkungan, galon plastik sekali pakai PET juga berbahaya bagi kesehatan karena kandungan mikroplastik dan antimon trioksida yang lebih mudah luruh daripada BPA pada galon guna ulang.
Lihat Juga :