Soal Potensi Indonesia Alami Gelombang Panas seperti di Eropa, Ini Penjelasan BMKG

Sabtu, 23 Juli 2022 - 07:08 WIB
loading...
Soal Potensi Indonesia...
Fenomena gelombang panas melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa waktu belakangan ini. Bahkan, gelombang panas di Eropa dilaporkan telah menelan banyak korban jiwa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Fenomena gelombang panas melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa waktu belakangan ini. Bahkan, gelombang panas di Eropa dilaporkan telah menelan banyak korban jiwa. Ribuan orang di Eropa meninggal akibat gelombang panas yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Lantas, apakah Indonesia perlu waspada akan terjadinya potensi gelombang panas seperti di Eropa? Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa Indonesia tidak akan mengalami gelombang panas seperti di Eropa. Indonesia hanya mengalami suhu panas yang tinggi kisaran 34 hingga 36 derajat celcius pada siang hari. Baca juga: BMKG Sebut Suhu Udara di Jakarta Meningkat 0,4 Derajat Celsius Setiap Dekade

"Di Indonesia tidak ada fenomena gelombang panas, suhu panas terik di wilayah Indonesia umumnya berkisar antara 34-36 C terjadi pada siang hari," ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto melalui pesan singkatnya, Sabtu (23/7/2022).



Guswanto menerangkan cuaca ekstrem sangat dipengaruhi oleh kondisi dinamika atmosfer tertentu di suatu wilayah. Oleh karenanya, cuaca ekstrem di suatu wilayah berbeda-beda. Tak hanya itu, kata Guswanto, perubahan kondisi dinamika atmosfer juga dapat tergantung pada bagaimana perubahan yang terjadi pada bumi itu sendiri.

"Ketika pemanasan global terjadi sebagai dampak dari olah manusia, maka dapat menimbulkan terjadinya perubahan iklim yang pada ujungnya dapat berdampak negatif terhadap kehidupan manusia," beber Guswanto.

Menurut World Meteorological Organization (WMO), dibeberkan Guswanto, gelombang panas atau populer dikenal dengan 'heatwave' merupakan fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut. Di mana suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5 derajat celsius atau lebih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Kunjungan Prabowo ke...
Kunjungan Prabowo ke Eropa Dinilai Perkuat Posisi Geopolitik Indonesia
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Rekomendasi
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
Ada Indonesia, Ini Negara...
Ada Indonesia, Ini Negara dengan Angkatan Laut Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved