Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, DPR: Harus Tetap Lebih Hati-hati

Jum'at, 22 Juli 2022 - 19:52 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Meningkat...
Masyarakat diimbau lebih hati-hati setelah Covid-19 subvarian BA 2.75 masuk ke Indonesia. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Masyarakat diimbau lebih hati-hati setelah Covid-19 subvarian BA 2.75 masuk ke Indonesia. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, tetap menerapkan protokol kesehatan , ikut vaksin lengkap, dan hidup sehat.

Diketahui, positif Covid-19 di Indonesia pada Jumat 22 Juli 2022 bertambah 4.834 kasus. "Memang dari sisi fatalitas rate (BA 2.75) tidak parah. Tapi tetap akan berisiko bagi yang belum divaksin. Jadi harus tetap lebih hati-hati," ujar anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo, Jumat (22/7/2022).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengajak masyarakat meningkatkan lagi semangat untuk divaksin. Pasalnya, kesadaran masyarakat saat ini untuk divaksin maupun menerapkan protokol kesehatan cenderung menurun.

Baca juga: Ini Sebaran 4.834 Kasus Covid-19 di Indonesia 22 Juli 2022, DKI Jakarta Tertinggi



Dia menilai strategi pemerintah gas rem kebijakan sudah tepat. Sedangkan tingkat keberhasilannya akan tergantung pada dukungan masyarakat.

"Presiden juga sudah mengajak ayo bermasker lagi. Vaksin booster jadi syarat untuk transportasi umum dan aktivitas masuk mal dan kantor. Sehingga partisipasi masyarakat untuk divaksin diharapkan meningkat," tuturnya.

Kendati demikian, masyarakat tidak perlu khawatir yang berlebihan. Tetap beraktivitas seperti biasa, tapi diikuti kewaspadaan ekstra.

Penyebaran BA 2.75 lebih tinggi, tapi tidak lebih bahaya dari varian Omicron dan Delta. "Tapi tetap hati-hati, disiplin prokes dan ikut vaksin," imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jangan sampai masyarakat menggagap Covid-19 sudah tidak ada atau tidak bahaya. Sebab, kenaikan kasus Covid-19 bisa ratusan ribu per hari di luar negeri.

Hal tersebut karena ada pelonggaran luar biasa, masyarakat bebas tidak bermasker, dan tidak protokol kesehatan. Dia menambahkan, jangan sampai kenaikan kasus sebanyak itu terjadi di Indonesia.

"Saya kira kebijakan PPKM tetap masih layak. Secara nasional kita masih darurat. Kita juga tidak tahu kapan pandemi berakhir. Jangan sampai kita mengikuti negara lain yang sudah bebas. Tetap lindungi orang lain dengan protokol kesehatan, sampai benar-benar penyakit ini bisa ditekan," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Wakil Ketua Komisi IX...
Wakil Ketua Komisi IX Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
DPR Bersama Serikat...
DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
846 Rumah Sakit Pemerintah...
846 Rumah Sakit Pemerintah Masih Minim Sarana dan Prasarana
Dukung Penghapusan Tunggakan...
Dukung Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan, Edy Wuryanto: Langkah Progresif
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Penyakit Ancam Pengungsi,...
Penyakit Ancam Pengungsi, Kemenkes Diminta Kirim Nakes ke Lokasi Bencana
Rekomendasi
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Nobar Piala Dunia 2026...
Nobar Piala Dunia 2026 Berlatar Laut Flores Jadi Pengalaman Langka
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Berita Terkini
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Infografis
RSDC Wisma Atlet Resmi...
RSDC Wisma Atlet Resmi Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved