Mencari Cawapres KIB dari Non Parpol yang Potensial Dampingi Airlangga
Jum'at, 22 Juli 2022 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
"Jika dipasangkan dengan Airlangga, mereka punya kontribusi yang berbeda. Tergantung pula apakah Airlangga ditempatkan di nomor 1 atau 2," kata Sirojuddin.
Dia menekankan simulasi pasangan capres/cawapres tidak hanya ditentukan oleh kualitas pasangan. Tetapi juga oleh sejumlah faktor lain, misalnya konteks makro-politik, ekonomi, dan keamanan nasional.
“Juga faktor siapa pasangan yang akan dihadapinya. Sebab, setiap tokoh biasanya memiliki kekuatan basis dukungan yang khas,” ucapnya.
Jika ingin menghindari risiko politik identitas, lanjut dia, maka sebaiknya lihat juga rekam jejak calonnya. “Tetapi itu tidak cukup. Yang lebih penting adalah komitmen kuat dari elite-elite pimpinan partainya untuk tidak menggunakan isu SARA untuk memenangkan kompetisi politik.” Baca juga: Airlangga Ketua KPCPEN, Survei ARSC: Publik Puas Penanganan Pandemi dan Pemulihan Ekonomi
"Jika pimpinan partai tidak punya komitmen kuat untuk menghindari itu, calon tidak akan bisa menahan dorongan pengusungnya untuk menggunakan taktik politik berbasis SARA tersebut," tutupnya.
Dia menekankan simulasi pasangan capres/cawapres tidak hanya ditentukan oleh kualitas pasangan. Tetapi juga oleh sejumlah faktor lain, misalnya konteks makro-politik, ekonomi, dan keamanan nasional.
“Juga faktor siapa pasangan yang akan dihadapinya. Sebab, setiap tokoh biasanya memiliki kekuatan basis dukungan yang khas,” ucapnya.
Jika ingin menghindari risiko politik identitas, lanjut dia, maka sebaiknya lihat juga rekam jejak calonnya. “Tetapi itu tidak cukup. Yang lebih penting adalah komitmen kuat dari elite-elite pimpinan partainya untuk tidak menggunakan isu SARA untuk memenangkan kompetisi politik.” Baca juga: Airlangga Ketua KPCPEN, Survei ARSC: Publik Puas Penanganan Pandemi dan Pemulihan Ekonomi
"Jika pimpinan partai tidak punya komitmen kuat untuk menghindari itu, calon tidak akan bisa menahan dorongan pengusungnya untuk menggunakan taktik politik berbasis SARA tersebut," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :