Hari Ini Gelombang Pertama Kepulangan Jamaah Haji, Pemerintah Gelar Screening
Jum'at, 15 Juli 2022 - 13:24 WIB
loading...
Gelombang pertama jamaah haji mulai tiba di Indonesia pada Jumat (15/7/2022). Hal ini dikatakan oleh Jubir Pemerintah untuk Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Gelombang pertama jamaah haji akan mulai tiba di Indonesia pada Jumat (15/7/2022). Hal ini dikatakan oleh Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro.
Pemerintah kata Reisa akan melaksanakan screening di masing-masing asrama haji sebagai antisipasi penanggulangan Covid-19 nasional yang selama beberapa waktu terakhir meningkat tajam akibat penyebaran varian baru Omicron Covid-19 yakni BA4 dan BA5.
Baca juga: Perbedaan Antara Rukun Haji dan Wajib Haji
Hal tersebut disampaikan Reisa dalam keterangan pers perkembangan situasi Covid-19 terkini secara daring melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.
"Sepulang jamaah haji gelombang pertama 15-30 Juli, dan gelombang kedua 30 Juli - 13 Agustus 2022 kementerian kesehatan melakukan screening ketat mulai dari pengecekan suhu, pengecekan gejala," ujar Reisa Broto Asmoro.
Baca juga: Sejarah Munculnya Haji Furoda, Naik Haji Tanpa Antrean
Para jamaah yang baru pulang dari tanah suci untuk menunaikan ibadah haji kata Reisa Broto Asmoro akan dilaksanakan observasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Observasi terhadap jamaah di asrama haji embarkasi, jika ada demam, dilakukan pemeriksaan dan antigen, jika positif akan dirujuk ke pusat isolasi terpusat untuk tanpa gejala atau gejala ringan, yang sedang dan berat ke rumah sakit rujukan Covid-19," jelas Reisa Broto Asmoro.
Bagi jamaah yang sudah menjalani observasi di asrama haji dan hasil tes Covid-19 negatif, kata Reisa dapat pulang ke rumah dan memantau kondisi kesehatannya selama dua pekan.
"Yang negatif bisa pulang ke rumah dan memantau kesehatan nya dalam 14 hari. Kami juga sudah meminta 10-30 persen kapasitas RS harus disiapkan bersama alkes, SDM, APD. Dengan kerja sama semua pihak dapat menekan semua kasus," pungkas Reisa Broto Asmoro.
Pemerintah kata Reisa akan melaksanakan screening di masing-masing asrama haji sebagai antisipasi penanggulangan Covid-19 nasional yang selama beberapa waktu terakhir meningkat tajam akibat penyebaran varian baru Omicron Covid-19 yakni BA4 dan BA5.
Baca juga: Perbedaan Antara Rukun Haji dan Wajib Haji
Hal tersebut disampaikan Reisa dalam keterangan pers perkembangan situasi Covid-19 terkini secara daring melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.
"Sepulang jamaah haji gelombang pertama 15-30 Juli, dan gelombang kedua 30 Juli - 13 Agustus 2022 kementerian kesehatan melakukan screening ketat mulai dari pengecekan suhu, pengecekan gejala," ujar Reisa Broto Asmoro.
Baca juga: Sejarah Munculnya Haji Furoda, Naik Haji Tanpa Antrean
Para jamaah yang baru pulang dari tanah suci untuk menunaikan ibadah haji kata Reisa Broto Asmoro akan dilaksanakan observasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Observasi terhadap jamaah di asrama haji embarkasi, jika ada demam, dilakukan pemeriksaan dan antigen, jika positif akan dirujuk ke pusat isolasi terpusat untuk tanpa gejala atau gejala ringan, yang sedang dan berat ke rumah sakit rujukan Covid-19," jelas Reisa Broto Asmoro.
Bagi jamaah yang sudah menjalani observasi di asrama haji dan hasil tes Covid-19 negatif, kata Reisa dapat pulang ke rumah dan memantau kondisi kesehatannya selama dua pekan.
"Yang negatif bisa pulang ke rumah dan memantau kesehatan nya dalam 14 hari. Kami juga sudah meminta 10-30 persen kapasitas RS harus disiapkan bersama alkes, SDM, APD. Dengan kerja sama semua pihak dapat menekan semua kasus," pungkas Reisa Broto Asmoro.
(maf)
Lihat Juga :