Spesifikasi Pistol Glock-17 dan HS-9 yang Digunakan saat Baku Tembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo
Rabu, 13 Juli 2022 - 17:05 WIB
loading...
Spesifikasi pistol Glock-17 dan HS-9 yang digunakan dalam insiden baku tembak antara dua anggota polisi di Rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo akan diulas dalam artikel ini. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Spesifikasi pistol Glock-17 dan HS-9 yang digunakan dalam insiden baku tembak antara dua anggota polisi di Rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo akan diulas dalam artikel ini. Dua anggota polisi yang terlibat baku tembak itu adalah Bharada E dan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Brigadir J tewas dalam insiden yang terjadi di Rumah Ferdy Sambo, Kompleks Polri Nomor 46, RT 5/RW 1, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat 8 Juli 2022 sore. "Perlu kami jelaskan, Bharada RE menggunakan senjata Glock-17 dengan magasin maksimum 17 butir peluru. Sedangkan Brigadir J kami menemukan dan mendapatkan fakta, dia menggunakan senjata jenis HS 16 peluru di magasinnya," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto, Selasa (12/7/2022).
Dia menjelaskan, dari hasil bukti senjata jenis Glok 17 yang disita dari Bharada E itu, peluru yang tersisa di magasin tersisa 12 butir. Sehingga, ada 5 peluru yang ditembakkan Bharada E saat terlibat baku tembak dengan Brigadir J.
Baca juga: Jejak Karier Moncer Irjen Pol Ferdy Sambo, Jenderal Polisi yang Ajudannya Baku Tembak
Hal itu mengingat senjata jenis Glok memiliki kapasitas magasin maksimum 17 butir peluru. "Dari senjata jenis HS milik Brigadir J magasinnya 16 peluru dan kami menemukan tersisa 9 peluru yang ada di magasin. Artinya, ada 7 peluru yang ditembakkan Brigadir J," tuturnya.
Brigadir J tewas dalam insiden yang terjadi di Rumah Ferdy Sambo, Kompleks Polri Nomor 46, RT 5/RW 1, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat 8 Juli 2022 sore. "Perlu kami jelaskan, Bharada RE menggunakan senjata Glock-17 dengan magasin maksimum 17 butir peluru. Sedangkan Brigadir J kami menemukan dan mendapatkan fakta, dia menggunakan senjata jenis HS 16 peluru di magasinnya," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto, Selasa (12/7/2022).
Dia menjelaskan, dari hasil bukti senjata jenis Glok 17 yang disita dari Bharada E itu, peluru yang tersisa di magasin tersisa 12 butir. Sehingga, ada 5 peluru yang ditembakkan Bharada E saat terlibat baku tembak dengan Brigadir J.
Baca juga: Jejak Karier Moncer Irjen Pol Ferdy Sambo, Jenderal Polisi yang Ajudannya Baku Tembak
Hal itu mengingat senjata jenis Glok memiliki kapasitas magasin maksimum 17 butir peluru. "Dari senjata jenis HS milik Brigadir J magasinnya 16 peluru dan kami menemukan tersisa 9 peluru yang ada di magasin. Artinya, ada 7 peluru yang ditembakkan Brigadir J," tuturnya.
Lihat Juga :