alexametrics

Rekor Baru, Penambahan Kasus Sembuh Covid-19 Mencapai 884 Orang

loading...
Rekor Baru, Penambahan Kasus Sembuh Covid-19 Mencapai 884 Orang
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. Foto/dok.SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Total kasus sembuh Covid-19 di Indonesia semakin meningkat. Tercatat rekor baru, untuk pertama kalinya pada 26 Juni 2020 penambahan jumlah yang sembuh sebanyak 884 orang. Sehingga, akumulasi sembuh Covid-19 sebanyak 21.333 orang.

“Total sembuh yang kita dapatkan hari ini adalah 884 orang, sehingga total keseluruhan pasien sembuh menjadi 21.333 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (26/6/2020).

(Baca: Update Corona: Kasus Positif Bertambah 1.240 Menjadi 51.427 Orang)

Sedangkan, saat ini tercatat kasus meninggal bertambah 63 orang sehingga total meninggal adalah 2.683 orang. Yuri mengatakan sebanyak 448 kabupaten/kota di 34 provinsi telah terdampak Covid-19 ini. “Kita masih melakukan pemantauan terhadap 38.381 orang dalam pemantauan (ODP) dan terhadap pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 13.506 orang,” ungkapnya.



Selain itu, Yuri mengatakan sebanyak 19 provinsi hari ini melaporkan kasus di bawah 10. Dan ada 7 provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus sama sekali. “Namun yang menarik adalah beberapa provinsi melaporkan kasus sembuh lebih banyak daripada kasus-kasus baru,” katanya.

Sebagai contoh Sumatera Utara hari ini melaporkan 14 kasus baru, 64 sembuh. Kemudian panjang 10 kasus baru dan 13 sembuh, Kalimantan Tengah 7 kasus baru dan 29 sembuh, Bengkulu 4 kasus baru dan 10 sembuh, Sumatera Barat 3 kasus baru, 10 sembuh. Kepulauan Riau tidak ada kasus baru dan 18 sembuh, kemudian Kalimantan Barat tidak ada kasus baru dan 6 sembuh.
(muh)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak