Komisi VI DPR Pertanyakan Alasan Harga Sawit Anjlok karena Ukraina
Jum'at, 08 Juli 2022 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
Deddy menganggap pengelolaan CPO dan minyak goreng gagal total. Ekspor tertahan dan merugikan negara, perusahaan sedang dirugikan karena kualitas CPO menurun dan petani kecil menjerit karena harga yang terjun bebas. Bahkan di saat permintaan global menurun nyaris 30%, harga TBS dan CPO tetap rontok di bawah harga keekonomian. "Kenapa? Karena rantai pasok komoditas tersebut tersendat," ujarnya.
Baca juga: Atasi Harga TBS Sawit, Luhut Sebut Akan Kaji Soal Pungutan Ekspor CPO
Kondisi inilah yang kemudian mendorong pasar global mencari jalan keluar untuk memenuhi kebutuhan mereka akan minyak nabati. Itu didapat dari mulai mengalirnya minyak nabati selain sawit di dunia, salah satunya minyak bunga matahari dari Ukraina.
"Jadi masalahnya ada pada pengelolaan industri sawit di Indonesia yang carut-marut, bukan semata-mata karena pengaruh global," kata Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Kalimantan Utara ini.
Karena itu, menurut Deddy, jalan keluarnya adalah memperbaiki mata rantai produk sawit, di mana jaminan pasokan dalam negeri terjaga baik volume maupun harganya. "Sudah saatnya kebijakan DMO dan DPO dievaluasi, pungutan yang berlebihan dikurangi, distribusi dan cadangan nasional dikendalikan dengan baik," katanya.
Baca juga: Atasi Harga TBS Sawit, Luhut Sebut Akan Kaji Soal Pungutan Ekspor CPO
Kondisi inilah yang kemudian mendorong pasar global mencari jalan keluar untuk memenuhi kebutuhan mereka akan minyak nabati. Itu didapat dari mulai mengalirnya minyak nabati selain sawit di dunia, salah satunya minyak bunga matahari dari Ukraina.
"Jadi masalahnya ada pada pengelolaan industri sawit di Indonesia yang carut-marut, bukan semata-mata karena pengaruh global," kata Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Kalimantan Utara ini.
Karena itu, menurut Deddy, jalan keluarnya adalah memperbaiki mata rantai produk sawit, di mana jaminan pasokan dalam negeri terjaga baik volume maupun harganya. "Sudah saatnya kebijakan DMO dan DPO dievaluasi, pungutan yang berlebihan dikurangi, distribusi dan cadangan nasional dikendalikan dengan baik," katanya.
Lihat Juga :