Yorrys Raweyai Tegaskan KSPSI Independen di Pilpres 2024
Jum'at, 01 Juli 2022 - 14:08 WIB
loading...
Bertempat di JSI Resort Megamendung, Bogor Jawa Barat, Ketua Umum KSPSI Yorrys Raweyai, melantik pengurus DPP KSPSI periode 2022-2027, Jumat (1/7/2022). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menegaskan untuk bersikap independen dalam perhelatan Pilpres 2024. Hal ini dikatakan oleh Ketua Umum KSPSI Yorrys Raweyai saat melantik pengurus DPP KSPSI periode 2022-2027, Jumat (1/7/2022).
"Bahwa kita buruh harus selalu independen, kita ada di mana-mana, tapi tidak ke mana-ke mana dan tetap komitmen terhadap para pekerja itu sendiri. Kita konsisten memperjuangkan program-program pekerja agar ke depan lebih baik," ucap Yorrys.
Baca juga: KPU Anggarkan Rp14,4 Triliun untuk Pilpres 2024 Putaran Kedua
Yorrys pun tidak memungkiri, pengurus atau anggota KSPSI ada yang menjadi bagian di partai politik, namun hal itu tidak membuat organisasinya tersandera oleh kepentingan politik. Dia menegaskan, selama dirinya menjadi Ketua Umum KSPI maka organisasi yang dipimpinnya tetap netral.
"Sejak saya diberikan kepercayaan sebagai Ketua Umum maka saya tidak akan membawa organisasi buruh ini atau pekerja ini untuk ikut bermain dalam proses-proses pencapresan atau politik praktis ini. Kita buruh harus selalu independen," tegasnya.
"Bahwa kita buruh harus selalu independen, kita ada di mana-mana, tapi tidak ke mana-ke mana dan tetap komitmen terhadap para pekerja itu sendiri. Kita konsisten memperjuangkan program-program pekerja agar ke depan lebih baik," ucap Yorrys.
Baca juga: KPU Anggarkan Rp14,4 Triliun untuk Pilpres 2024 Putaran Kedua
Yorrys pun tidak memungkiri, pengurus atau anggota KSPSI ada yang menjadi bagian di partai politik, namun hal itu tidak membuat organisasinya tersandera oleh kepentingan politik. Dia menegaskan, selama dirinya menjadi Ketua Umum KSPI maka organisasi yang dipimpinnya tetap netral.
"Sejak saya diberikan kepercayaan sebagai Ketua Umum maka saya tidak akan membawa organisasi buruh ini atau pekerja ini untuk ikut bermain dalam proses-proses pencapresan atau politik praktis ini. Kita buruh harus selalu independen," tegasnya.
Lihat Juga :