Survei Capres 2024: Elektabilitas dan Akseptabilitas Prabowo Teratas

Senin, 27 Juni 2022 - 12:52 WIB
loading...
Survei Capres 2024:...
Elektabilitas Prabowo Subianto mengalahkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo versi Indonesia Polling Stations. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menempati urutan teratas dalam survei elektabilitas calon presiden (capres) 2024 versi Indonesia Polling Stations (IPS). Prabowo meninggalkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo di bawahnya.

"Hasil survei IPS menunjukkan bahwa tiga kali mengikuti kontestasi pilpres, telah menempatkan Prabowo Subianto sebagai capres paling populer dan diterima publik," kata Peneliti Senior IPS Alfin Sugianto dalam rilis survei secara daring yang bertajuk Perkembangan Elektabilitas Capres di Tengah Hiruk Pikuk Koalisi Partai Politik, Senin (27/6/2022).

Baca juga: Survei Indikator: Ganjar Teratas Kalahkan Prabowo

Tingginya elektabilitas Prabowo, lanjut Alfin, ditunjang posisinya yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Jabatan itu membuatnya tetap di dikenal publik dan mempertahankan diri sebagai tokoh yang populer dan diterima masyarakat.

"Popularitas Prabowo berada di angka 97.0 persen, sedangkan akseptabilitasnya 75,2 persen," ujar Alfin.

Sementara itu, dua nama tokoh pesaing Prabowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara berurutan berada di peringkat tiga dan delapan.



Untuk Anies, elektabilitas 91.8 persen dan akseptabilitas 71.2 persen. Sedangkan Ganjar, elektabilitas 82.6 persen dan akseptabilitas 70.4 persen.

Sebagai informasi, survei tersebut dilakukan pada 13-23 Juni 2022 di 34 Provinsi di Indonesia dengan populasi warga negara Indonesia yang telah memiliki KTP atau 17 tahun.

Jumlah sampel sebesar 1.220 responden, dengan margin eror +/-2.8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara probability dengan teknik acak bertingkat yang pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara tatap muka.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved