Soal Promo Miras Holywings, Muhaimin Iskandar: Semua Kelompok Islam Menolak

Sabtu, 25 Juni 2022 - 14:41 WIB
loading...
Soal Promo Miras Holywings,...
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin menegaskan, semua kelompok Islam menolak promo minuman keras bagi yang bernama Muhammad dan Maria oleh Manager marketing Holywings. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin menegaskan, semua kelompok Islam menolak promo minuman keras bagi yang bernama Muhammad dan Maria oleh Manager marketing Holywings. Sebagai cicit dari Pendiri NU, Gus Muhaimin bersyukur umat Islam di seluruh Indonesia bisa bersatu dan kompak dalam menyuarakan suara penolakan terhadap promo yang dilakukan oleh Holywings.

“Alhamdulillah, semua kelompok Islam menolak promo yang dilakukan Holywings. hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia menolak teori kebebasan yang kebablasan yang dianut barat,” ujar Gus Muhaimin saat menghadiri acara deklarasi Perempuan NU di Gelora Remaja Jakarta Utara, Sabtu (25/6/2022).

Gus Muhaimin meyakini, jika umat Islam bersatu akan mampu menghadapi krisis dan keterpurukan yang dialami bangsa Indonesia. “Sebagai umat Islam yang memiliki banyak ajaran dan tauladan, ajaran-ajaran nabi sebelumnya ini bisa menjadi fondasi yang kuat buat kita,” ungkapnya.

Baca juga: Promosi Miras Berbau SARA di Holywings, 6 Orang Jadi Tersangka

Seperti diketahui, Holywings dilaporkan atas dugaan penistaan agama menyusul promosi yang mencatut nama Muhammad dan Maria. Holywings Bar, satu di antara usaha milik Holywings, memberikan promo minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

Baca juga: Polisi Buka Kemungkinan Tersangka Baru Promo Miras Holywings

Promo tersebut lantas menuai kritik, hingga pihak manajemen Holywings pun menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf. Terkait kasus ini, polisi telah menetapkan enam orang menjadi tersangka. Para tersangka terdiri dari direktur hingga admin Holywings.

Manajemen restoran dan bar Holywings pun telah mengunggah klarifikasi melalui Instagram resmi miliknya @Holywingsindonesia, usai promo minuman keras (miras) restoran tersebut viral di media sosial. ”Kami minta maaf, izinkan untuk menjadi lebih baik lagi,” demikian dikutip dari Instagram @Holywingsindonesia, Jumat, 24 Juni 2022.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
Kepengurusan Baru Disahkan,...
Kepengurusan Baru Disahkan, PB Mathla'ul Anwar Tancap Gas Naik Level
LPOI Gelar Konsolidasi...
LPOI Gelar Konsolidasi untuk Perdamaian dan Peradaban Humanis
JK Tak Mungkin Menista...
JK Tak Mungkin Menista Agama, Pangi: Ada Penumpang Gelap
Ade Armando Klaim Tak...
Ade Armando Klaim Tak Pernah Sebut JK Menistakan Agama, tapi...
Perwakilan Ormas Katolik...
Perwakilan Ormas Katolik Imbau Laporan soal Ceramah JK Dicabut: Itu Hanya Editan
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Pembangunan Masjid Nurlaila...
Pembangunan Masjid Nurlaila Naga di Manggarai Barat Perkuat Spiritual Masyarakat
Sempat Tegang, Pertemuan...
Sempat Tegang, Pertemuan Pandji Pragiwaksono dan Novel Bamukmin Berakhir dengan Tawa
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved