Antisipasi Kepadatan, Jamaah Haji Indonesia Dibagi Dua Sesi Lempar Jumrah

Rabu, 22 Juni 2022 - 18:41 WIB
loading...
Antisipasi Kepadatan,...
Pemerintah Indonesia membagi proses pelemparan jumrah jamaah haji Indonesia dalam dua sesi. Hal ini dikatakan oleh Ketua PPIH Arab Saudi, Arsad Hidayat. Foto/Ilustrasi/REUTERS
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia membagi proses pelemparan jumrah jamaah haji Indonesia dalam dua sesi. Hal ini dikatakan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Arsad Hidayat.

Pembagian ini dilakukan guna mengurai kepadatan jamaah haji Indonesia saat menjalankan ibadah haji 1443H/2022M. Dari 100.051 jamaah haji Indonesia, di antaranya akan melempar jumrah pada pukul 00.00-07.00 WIS.

Baca juga: Perbedaan Antara Rukun Haji dan Wajib Haji

"Pihak kita mungkin akan diberikan waktu melontar itu semenjak dari pertengahan malam sampai pukul 07.00 pagi untuk 50% dari jamaah kita," ujar Arsyad dikutip dalam keterangannya, Rabu (22/6/2022).

"Nah sisanya nanti akan diberikan jadwal pada saat pukul 4 sore atau 5 sore sampai pukul 9 malam," tambahnya.



Arsyad menyampaikan, dua waktu itu baik pagi maupun duha, seringkali digunakan jamaah haji untuk melaksanakan pelemparan jumrah. Walaupun demikian kata Arsyad, perlu dihindari agar tidak terjadi penumpukan di waktu-waktu itu.

Dia mengatakan, dua sesi pelemparan jumrah itu telah diajukan pemerintah Indonesia kepada otoritas Arab Saudi. Dengan harapan agar jamaah haji asal Indonesia tidak kelelahan terutama untuk menghindari suhu udara yang cukup panas pada siang hari di Arab Saudi.

Pemilihan jadwal lempar jumrah pada pukul tersebut karena mempertimbangkan cuaca yang relatif adem dibandingkan lempar jumrah pada siang hari.

Sementara itu, pada pukul 08.00 sampai 12.00 siang akan diambil dari beberapa jamaah negara lain yang memiliki fisik lebih kuat.

"Tapi intinya kita tahu betul bahwa kondisi kita ini boleh dikatakan banyak dan tidak sedikit yang mereka kondisi fisiknya mungkin tidak fit, maka dpilih waktu yang nyaman," ujar Arsad.

Diketahui, jamaah haji Indonesia dijadwalkan akan melakukan prosesi pelemparan jumrah di Mina. Usai melaksanakan berbagai rangkaian ibadah di Arafah.

Lempar jumrah menjadi titik krusial dalam pelaksanaan ibadah haji, hal ini tidak terlepas dari tragedi yang terjadi sebelumnya di terowongan Mina.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Usai Puncak Haji, Kemenhaj...
Usai Puncak Haji, Kemenhaj Siapkan Fase Kepulangan Jemaah ke Tanah Air
Perjalanan Haji di Mina,...
Perjalanan Haji di Mina, DPR: Ada Jemaah 9 Jam di Tenda Tak Dapat Makan Akhirnya Drop
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Berita Terkini
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved