Megawati Soroti Kesetaraan Gender, Sinyal Capres PDIP Perempuan?
Selasa, 21 Juni 2022 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
Lalu, apakah pernyataan Megawati tersebut merupakan sinyal bahwa capres yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih tersebut adalah perempuan?
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, semua tergantung dari Megawati selaku ketua umum. Hasto mengungkapkan, Megawati masih mempertimbangkan siapa saja yang nanti bakal diusung menjadi capres dan wakilnya.
Menurut Hasto, sebelum nantinya nama-nama tersebut diumumkan, PDIP butuh mengkaji terlebih dahulu. "Terkait dengan capres dan cawapres, nanti Ibu Ketum, beliau menegaskan masih mempertimbangkan, melakukan kajian, berkontemplasi," katanya.
Soal pernyataan Megawati yang menyebut bahwa perempuan bisa jadi pemimpin, Hasto menjelaskan, hal tersebut merupakan konsistensi Megawati untuk menyampaikan kegelisahannya.
"Dari apa yang disampaikan Ibu, konsistensi beliau untuk menyampaikan kegelisahannya bagaimana di dalam membangun bangsa dan bernegara. Bung Karno telah mengawali dengan Sarinah, tetapi Sarinah belum banyak dipahami ,sehingga kesetaraan warga negara pada hak, dan kewajibannya itulah yang menjadi bagian dari perjuangan PDIP," katanya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, semua tergantung dari Megawati selaku ketua umum. Hasto mengungkapkan, Megawati masih mempertimbangkan siapa saja yang nanti bakal diusung menjadi capres dan wakilnya.
Menurut Hasto, sebelum nantinya nama-nama tersebut diumumkan, PDIP butuh mengkaji terlebih dahulu. "Terkait dengan capres dan cawapres, nanti Ibu Ketum, beliau menegaskan masih mempertimbangkan, melakukan kajian, berkontemplasi," katanya.
Soal pernyataan Megawati yang menyebut bahwa perempuan bisa jadi pemimpin, Hasto menjelaskan, hal tersebut merupakan konsistensi Megawati untuk menyampaikan kegelisahannya.
"Dari apa yang disampaikan Ibu, konsistensi beliau untuk menyampaikan kegelisahannya bagaimana di dalam membangun bangsa dan bernegara. Bung Karno telah mengawali dengan Sarinah, tetapi Sarinah belum banyak dipahami ,sehingga kesetaraan warga negara pada hak, dan kewajibannya itulah yang menjadi bagian dari perjuangan PDIP," katanya.
(maf)
Lihat Juga :