Pemerintah Dinilai Sudah Bekerja Keras Tangani Wabah PMK

Selasa, 21 Juni 2022 - 06:19 WIB
loading...
Pemerintah Dinilai Sudah...
Pemerintah dinilai sudah bekerja keras menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Pemerintah dinilai sudah bekerja keras menangani wabah penyakit mulut dan kuku ( PMK ) pada hewan ternak . Pengadaan vaksin merupakan salah satu upaya pemerintah mencegah wabah PMK meluas.

"Pemerintah sudah bekerja keras untuk penanganan penyakit PMK. Masyarakat perlu berhati-hati dan konsultasi ke pakar kesehatan atau didampingi petugas dalam pemilihan hewan ternak," kata Anggota Komisi IX DPR Muchamad Nabil Haroen, Senin (20/6/2022).

Diakuinya perlu ada penyuluhan ringkas terkait teknis pemilihan hewan yang sehat melalui desa atau petugas kesehatan tingkat desa. Peternak, kata dia, sebaiknya berkoordinasi dengan petugas kesehatan untuk pengawasan dan penguatan kualitas kesehatan hewan ternak, sehingga ada perbaikan kualitas dalam waktu singkat.

Baca juga: Jokowi Minta Wabah PMK Ditangani Seperti Covid-19



Kemudian, hewan ternak yang sudah terlanjur terkena wabah PMK perlu ditangani secara khusus untuk mencegah penularan yang lebih masif. "Jelas sekali pemerintah memprioritaskan untuk penanganan PMK ini, terutama terhadap peternak dan konsumen. Dari sisi penyiapan vaksin dan tenaga kesehatan untuk program vaksinasi, ini merupakan langkah penting dan semoga dalam waktu dekat segera terlihat hasil nyata," tutur politikus PDIP ini.

Menurutnya, pemerintah harus melakukan langkah nyata terkait pengecekan hewan yang bakal menjadi hewan kurban. Dia pun mengusulkan ada satu tahap pengecekan melalui petugas kesehatan terkait untuk mengetahui mana hewan yang layak dikurban dan mana yang tidak menjelang Idul Adha.

Dia berpendapat bahwa kebijakan itu secara teknis dapat dilakukan di tingkat desa. Dia melanjutkan, pemerintah desa bersama instansi terkait perlu berkoordinasi dengan ormas semisal NU, Muhammadiyah, dan yang lain, serta petugas kesehatan. "Untuk bersama-sama mencari solusi yang terbaik atas hewan kurban yang akan disembelih, hingga terbebas dari penyakit dan status kehalalan-nya jelas menurut hukum agama," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka sidang kabinet Senin (20/6/2022) meminta para menteri sungguh-sungguh dalam menanggulangi PMK. Dirinya meminta agar penanganan PMK seperti pencegahan Covid-19.

Dikatakan Jokowi, cara-cara yang digunakan dalam penanggulangan pandemi juga bisa diterapkan untuk menangani PMK, seperti vaksinasi sampai. "Cara itu bisa dilakukan untuk penyakit mulut dan kuku. Sudah ada contohnya dan cara-caranya, saya kira silakan segera dilaksanakan di lapangan," ujar Jokowi.

Sementara itu, pemerintah berhasil mendatangkan 800.000 dosis vaksin PMK pada Kamis 16 Juni 2022. Vaksin tersebut telah didistribusikan ke berbagai daerah prioritas dan masyarakat bisa mendapatkan secara gratis.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Rekomendasi
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved