Dibuka Wapres, Ini yang Akan Dibahas di Rakernas Al Jam’iyatul Washliyah

Jum'at, 10 Juni 2022 - 14:51 WIB
loading...
Dibuka Wapres, Ini yang...
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Al Jam’iyatul Washliyah pertama di Istana Wapres, Jumat (10/6/2022). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Al Jam’iyatul Washliyah pertama di Istana Wapres, Jumat (10/6/2022).

Dalam Rakernas ini membahas permasalahan umat dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari paham-paham yang ingin mengganti dasar negara Pancasila, hingga LGBT.

Wapres mengatakan, Al Jam’iyatul Washliyah memiliki jutaan anggota yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Sehingga kontribusi dari organisasi ini melalui bidang-bidang tersebut akan sangat bernilai bagi umat Islam dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

"Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan harapan agar Rapat Kerja Nasional yang pertama ini dapat menghasilkan keputusan dan kebijakan internal organisasi yang terbaik, serta gagasan-gagasan, terobosan, dan rekomendasi untuk mewujudkan kemaslahatan umat, bangsa, dan negara," kata Wapres.

Sementara itu, Ketua Umum Al Jam’iyatul Washliyah, Masyhuril Khamis mengatakan, dalam rapat kerja nasional ini akan mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam besar di Indonesia.

"Kami mengundang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengundang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, kami mengundang Majelis Ulama Indonesia, Insya Allah besok beliau-beliau akan bergabung dengan kami mendiskusikan peranan ormas dalam rangka menjadikan negeri kita ini negeri yang Insyaallah sejahtera," ungkapnya.

"Kita ingin memupus anggapan seolah-olah kita ini tidak bersaudara, tapi sesungguhnya kita ini punya kekuatan yang luar basa yaitu Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya.

Masyhuril mengatakan, Al Jam’iyatul Washliyah tetap komitmen dalam rangka perbaikan nilai-nilai akhlak bangsa, dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari paham-paham yang ingin mengganti dasar negara Pancasila bahkan juga LGBT.

"Kami juga dalam rapat kerja nasional ini akan berupaya untuk melirik tentang permasalahan umat, salah satu diantaranya hari ini adalah gerakan LGBT yang sangat masif dalam merusak tatanan generasi kita ke depan," jelasnya.

"Al Jam’iyatul Washliyah tegas menolah LGBT, Al Jam’iyatul Washliyah prihatin dengan gerakan-gerakan yang membuat akhlak-akhlak negeri kita terpojok, karena itulah kami dalam rapat kerja nasional ini untuk bersama-sama memberi solusi terhadap permasalahan ini," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Sidang Lengkap IV Dewan...
Sidang Lengkap IV Dewan Hisbah 2026, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Rekomendasi
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved