Ormas Muslimah dan Lembaga Perempuan Tolak Perampasan Tepi Barat
Selasa, 23 Juni 2020 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Ketua Global Woman Coalition for al Quds and Palestine (GWCQP), Sajidah menjelaskan, yang terjadi di Palestina saat ini bukan hanya perampasan wilayah, tetapi juga terusirnya penduduk dari negerinya sendiri.
“Perampasan wilayah Tepi Barat melalui permukiman ilegal zionis tidak hanya merampas hak tinggal penduduk Palestina, menggusur dan menelantarkan anak-anak, wanita, dan manula, merusak pusat perdagangan, lahan pertanian, fasilitas sosial dan pendidikan, bahkan juga merusak tempat-tempat suci dan situs-situs sejarah Palestina,” katanya.
Dia menjelaskan, gerakan Tepi Barat Milik Kita untuk menyampaikan pesan bahwa Palestina tidak sendiri. “Ini adalah nilai kesetiaan kita sebagai bangsa yang berdaulat kepada bangsa lain yang masih terjajah,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pidato dan pembacaan Pernyataan Sikap ApWCQP oleh Presiden ApWCQP dan sekaligus Ketua Adara Relief International, Nurjanah Hulwani.
Dia mengimbau agar semua pihak terus melakukan dukungan dan pembelaan terhadap anak dan perempuan Palestina. “Semua pihak terus melakukan dukungan dan pembelaan terhadap anak dan perempuan Palestina, pihak yang paling rentan menjadi korban penjajahan Israel,” ujarnya.
“Perampasan wilayah Tepi Barat melalui permukiman ilegal zionis tidak hanya merampas hak tinggal penduduk Palestina, menggusur dan menelantarkan anak-anak, wanita, dan manula, merusak pusat perdagangan, lahan pertanian, fasilitas sosial dan pendidikan, bahkan juga merusak tempat-tempat suci dan situs-situs sejarah Palestina,” katanya.
Dia menjelaskan, gerakan Tepi Barat Milik Kita untuk menyampaikan pesan bahwa Palestina tidak sendiri. “Ini adalah nilai kesetiaan kita sebagai bangsa yang berdaulat kepada bangsa lain yang masih terjajah,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pidato dan pembacaan Pernyataan Sikap ApWCQP oleh Presiden ApWCQP dan sekaligus Ketua Adara Relief International, Nurjanah Hulwani.
Dia mengimbau agar semua pihak terus melakukan dukungan dan pembelaan terhadap anak dan perempuan Palestina. “Semua pihak terus melakukan dukungan dan pembelaan terhadap anak dan perempuan Palestina, pihak yang paling rentan menjadi korban penjajahan Israel,” ujarnya.
(dam)
Lihat Juga :