Usung Program Duta Damai, BNPT Dinilai Kian Inovatif dan Humanis

Jum'at, 03 Juni 2022 - 15:04 WIB
loading...
Usung Program Duta Damai,...
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar berdialog dengan 30 Duta Damai BNPT perwakilan 15 regional yang tersebar di seluruh nusantara secara daring dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2022, Kamis (1/6/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah program Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) dinilai kian inovatif dan humanis. Hal ini dikatakan oleh Pengamat Inovasi, M Fariza Y Irawady.

Baca juga: Kepala BNPT Boy Rafli: Rutan Teroris Overload

Ia pun mengapresiasi Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, yang melakukan regenerasi dan revitalisasi program, seperti berdialog dengan 30 Duta Damai BNPT perwakilan 15 regional yang tersebar di seluruh Nusantara secara daring.

Baca juga: Kepala BNPT Imbau Penceramah Gelorakan Semangat Nasionalisme

Dialog ini mengangkat tema Pancasila yang selaras dengan tema Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini yakni "Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia".

"Program Duta Damai BNPT merupakan program yang inovatif dan kita harus mengapresiasi inovasi tersebut karena sangat bermanfaat dalam menyebarluaskan misi perdamaian kepada masyarakat luas terutama melalui saluran media sosial (medsos)," kata Fariza, Jumat (3/6/2022).

"Setiap inovasi harus diiringi dengan peran media dan medsos secara masif agar semakin menjamah masyarakat secara luas. Apalagi indikator kesuksesan dalam pembentukan citra institusi salah satunya peran kehumasan melalui media dan medsos," tambahnya.

Apalagi lanjutnya, mengacu pada hasil survei Edelman Trust Barometer menyebutkan, kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap media menempati posisi tertinggi kedua di dunia.

"Saat ini Indonesia menempati posisi tertinggi kedua di dunia dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media. Dengan jumlah pengguna medsos di Indonesia yang hampir mencapai 191,4 juta di tahun 2022, maka peran media dan media sosial menjadi perangkat yang berpengaruh signifikan," tutur Fariza yang juga praktisi manajemen media ini.

Fariza juga mengapresiasi peran Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Nisan Setiadi yang melakukan regenerasi para Duta Damai se-Indonesia.

"Karena para anggota ini harus terus di update pengetahuannya, terutama motivasinya agar benar-benar memiliki mindset dan jalankan misi menjaga Indonesia Harmoni," tutupnya.

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2022, Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, berdialog dengan 30 Duta Damai BNPT perwakilan 15 regional yang tersebar di seluruh Nusantara secara daring.

Dalam dialog tersebut, Kepala BNPT berpesan agar seluruh Duta Damai yang notabene generasi milenial tidak lelah berkiprah dalam segala upaya untuk menyiarkan misi perdamaian di masyarakat.

"Seluruh Duta Damai, teruslah berkiprah di berbagai entitas dalam masyarakat dengan membawa misi perdamaian," jelas Boy Rafli.

Boy Rafli mengucapkan terima kasih atas usaha Duta Damai mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai luhur bangsa dan menyampaikan pesan damai dalam rangka membangun Indonesia yang harmoni.

"Menjadi Duta Damai adalah amal ibadah kita, mengajak semua orang untuk cinta perdamaian, terimakasih untuk semua Duta Damai," ujarnya.

BNPT menyadari betapa pentingnya pelibatan pemuda untuk mejadi perpanjangan tangan BNPT di daerah, khususnya untuk merangkul dan menyentuh generasi muda. BNPT telah memiliki komunitas Duta Damai dengan jumlah anggota 542 peserta aktif.

Sejumlah Duta Damai telah berkontribusi langsung dalam menyiarkan pesan perdamaian dan berhasil menjadi inisiator untuk pembuatan Perjanjian Kerja Sama dengan salah satu universitas di Kabupaten di wilayahnya, yang berfokus untuk menyebarkan narasi perdamaian di kalangan mahasiswa melalui medsos.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPT Minta Presiden...
BNPT Minta Presiden Prabowo Teken Perpres Umumkan Status Terorisme di Indonesia
112 Anak Terpapar Radikalisme,...
112 Anak Terpapar Radikalisme, BNPT Tekankan Pentingnya Menjaga Ruang Digital
BNPT: Melalui Media...
BNPT: Melalui Media Sosial Radikalisasi Hanya Butuh 3-6 Bulan
BNPT Gandeng Gus Baha...
BNPT Gandeng Gus Baha Tanamkan Islam Wasathiyah lewat Dialog Kebangsaan
BNPT dan DPR Kolaborasi...
BNPT dan DPR Kolaborasi Tingkatkan Toleransi dan Moderasi Beragama di Padang
Profil Brigjen Pol Dhani...
Profil Brigjen Pol Dhani Hernando, Direktur Kerja Sama Bilateral BNPT yang Kuasai 3 Bahasa Asing
Profil Kiki Widyasari,...
Profil Kiki Widyasari, Mantan Aktris Sinetron dan Istri Kepala BNPT yang Kini Pimpin OJK
BNPT dan FKPT Jabar...
BNPT dan FKPT Jabar Tanam Toleransi lewat Aksi Sosial di Subang
Lawan Intoleransi dan...
Lawan Intoleransi dan Bullying, Ribuan Siswa Deklarasi Pelajar Damai
Rekomendasi
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
Sooyoung SNSD dan Jung...
Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho Putus setelah 14 Tahun Pacaran
Berita Terkini
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved