Sambut Presidensi 2022, Perpusnas Terbitkan Buku Dunia Baru Pascapandemi

Sabtu, 28 Mei 2022 - 23:11 WIB
loading...
Sambut Presidensi 2022,...
KTT G20. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam rangka menyambut penyelenggaraan KTT G20 , Perpustakaan Nasional (Perpusnas) berkolaborasi menerbitkan buku antologi 150 penulis beragam profesi dari Jawa hingga Papua.

Buku ini berisikan aspirasi masyarakat sekaligus mengangkat nilai-nilai yang menjadi prioritas di forum tersebut.

Perpusnas menyadari Presidensi G20 Indonesia merupakan peristiwa penting yang harus didukung seluruh elemen masyarakat Indonesia sesuai dengan peminatan dan kapasitasnya.
Baca juga: Presidensi G20 Momentum Menggeser Arah Prioritas Investasi

Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Perpusnas Sri Marganingsih mengatakan, penerbitan buku ini bertujuan membumikan narasi agar mendapat perhatian dan dukungan masyarakat, serta sebagai masukan dalam perhelatan G20.

Adapun tema besar buku ini adalah Dunia Baru Pascapandemi: Percikan Gagasan Pemulihan Dunia dari Indonesia. Tema ini selaras dengan tema Presidensi G20, Recover Together, Recover Stronger.

“Melalui tema ini, gagasan dan pemikiran para penulis/kontributor dapat memberikan kontribusi saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Sri, Kamis (26/5/2022).

Para penulis di buku ini mencoba menjadikan G20 sebagai momentum terbaik bagi masyarakat untuk bersama-sama mendukung kesuksesan yang tidak hanya memberikan dampak positif bagi dunia tetapi juga bagi masyarakat Indonesia.

Sri mengungkapkan pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan dunia dan masyarakat, sehingga dibutuhkan pemikiran dan gagasan bersama bagaimana dapat pulih dari kondisi ini untuk dunia yang lebih baik.

Seiring dengan terpilihnya Indonesia sebagai Presidensi G20, terbetik semangat untuk berkontribusi dengan cara mengumpulkan gagasan dari berbagai penulis di Indonesia, terutama pada isu yang menjadi perhatian perhelatan besar tersebut.

Hasil tulisan ini akan dibukukan dan diterbitkan Perpusnas Press untuk menjadi karya yang membumikan narasi agar mendapat perhatian dan dukungan masyarakat, serta sebagai masukan dalam perhelatan G20.

“Masyarakat Indonesia (termasuk di dalamnya penulis/kontributor) dan Perpustakaan Nasional RI sangat berkepentingan untuk menyukseskan G20 dengan peminatan dan kapasitas masing-masing. Sharing gagasan dalam buku ini adalah bentuk kontribusi bersama,” ungkap Sri.

Sejauh ini, tulisan sedang dalam tahap kurasi/editing oleh tim editor. Rencananya akan diterbitkan dan diluncurkan Juli pada saat perhelatan Perpusnas Writers Festival.

Kegiatan ini adalah sebuah ajang yang mempertemukan para penulis dan pembaca dari berbagai penjuru Nusantara baik level penulis nasional yang telah menghasilkan buku-buku best seller maupun para penulis daerah yang telah bergiat dengan aktivitas-aktivitas literasinya.
Baca juga: Ini Dia Keuntungan Indonesia Jadi Presidensi G20

Sri mengungkapkan, para penulis di buku ini akan membahas G20 dari berbagai latar belakang peminatan dan perspektif yang selaras dengan isu-isu yang akan dibahas pada perhelatan KTT G20 di Bali pada November mendatang. Utamanya isu-isu Sherpa Track yaitu isu-isu di bidang-bidang yang lebih luas di luar isu keuangan, yaitu mulai dari lingkungan, ekonomi, budaya, bahkan agama.

Penulis berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda pula, mulai ibu rumah tangga, guru, dosen, aktivis, PNS dan beberapa profesi lainnya.

Tulisan-tulisan yang tertuang dalam buku ini akan dibagi ke dalam beberapa chapter. Hal ini untuk memudahkan dalam memilah peminatan dan isu yang diangkat. Chapter-chapter tersebut antara lain soal Ekosistem: Merawat Bumi Demi Masa Depan Kehidupan; Hubungan Internasional; Kesehatan; Pendidikan; Local Wisdom & Culture; Moderasi Beragam; Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Peran Perempuan, SDM dan Pemuda hingga Transformasi Digital.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Layanan Digital...
Soroti Layanan Digital Perpustakaan, Bonnie PDIP: Sering Susah Diakses
Gibran Sikapi Konflik...
Gibran Sikapi Konflik Gaza hingga Sudan di KTT G20: Dunia Tidak Boleh Menormalisasi Penderitaan
Wapres Gibran Pamer...
Wapres Gibran Pamer Program MBG di KTT G20
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Alasan Presiden Prabowo Tak Hadiri KTT G20 di Afsel
Prabowo Pastikan Bakal...
Prabowo Pastikan Bakal Hadiri KTT G20 di Johannesburg usai Bertemu Presiden Afsel
Prabowo Pamer Program...
Prabowo Pamer Program Makan Bergizi Gratis di KTT G20 Brasil
4.700 Perpustakaan Sekolah...
4.700 Perpustakaan Sekolah Direvitalisasi, Kemendikdasmen Dorong Literasi
Layanan iPusnas Segera...
Layanan iPusnas Segera Pulih Bertahap, Perpusnas Prioritaskan Versi Android
Siswi SDN Cikini 01...
Siswi SDN Cikini 01 Antusias Dapat Buku Bacaan Baru dari MNC Peduli: Petualangan Baru
Rekomendasi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Berita Terkini
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved