Anak Ridwan Kamil Pastikan Lokasi Aman sebelum Berenang di Sungai Aare Swis

Sabtu, 28 Mei 2022 - 14:15 WIB
loading...
Anak Ridwan Kamil Pastikan Lokasi Aman sebelum Berenang di Sungai Aare Swis
Emmeril Khan Mumtadz, putera Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, memastikan lokasi yang dinilai aman sebelum berenang di Sungai Aare, Swiss. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Emmeril Khan Mumtadz, putera Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, memastikan lokasi yang dinilai aman sebelum berenang di Sungai Aare, Swiss. Eril, panggilan Emmeril, hilang di sungai tersebut dan hingga saat ini belum ditemukan.

"Dengan sifat Eril yang penuh tanggung jawab, rasa kepedulian sosial yang tinggi, berdasarkan keterangan keluarga, sebelum melakukan kegiatan berenang, ini Eril memastikan titik mana yang paling aman, karena kalau dilihat foto (sungainya) membuat orang ingin terjun karena jernih dan lebar," kata Elpi Nazmuzaman, adik Ridwan Kamil, dalam konferensi pers, Sabtu (28/5/2022).

Baca juga: Sungai Aare, Tempat Anak Ridwan Kamil Menghilang, Jangan Tertipu Ketenangannya

Elpi mengatakan, anak Ridwan Kamil itu sudah memperhatikan beberapa titik yang memang tidak boleh dilakui karena dianggap tidak aman. Eril juga hanya memperbolehkan adik serta temannya untuk ikut berenang. Sementara sang ibu tetap menunggu di daratan.

"Beliau memastikan siapa yang layak turun dan tidak turun, jadi Eril mengatur yang boleh turun maksimal tiga orang, Termasuk memastikan ibunya juga tidak ikut terjun, beliau memastikan yang punya skill yang turun," sambungnya.

Saat berenang, kata Elpi, Eril mengambil posisi paling belakang untuk menjaga rombongan agar dapat sampai ke daratan dengan selamat. "Eril memastikan yang lain bisa sampai ke daratan, setelah itu mungkin ada arus," katanya.



Elpi menyebut, ketika dua orang lainnya sudah sampai di daratan, Eril sempat berteriak 'help' karena terbawa arus sungai. Teriakan tersebut, kata Elpi, terdengar oleh wisawatan lain yang juga merupakan warga setempat.



"Memastikan yang dua sudah sampai, kemudian ada sesuatu yang tidak terduga, lalu Eril berteriak help, teriakan help ini terdengar oleh warga yang ada di pinggiran sungai, dan melapor ke polisi," ucapnya.

Hingga dua hari setelah kejadian nahas itu, Eril belum juga ditemukan. Saat ini, proses pencarian Eril masih terus dilakukan oleh kepolisian Swiss.
(muh)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1600 seconds (11.210#12.26)