Di Webinar Partai Perindo, Anggota DPR RI: Menjadi Caleg Harus Banyak Uang? Tidak Juga

Jum'at, 27 Mei 2022 - 16:51 WIB
loading...
Di Webinar Partai Perindo,...
Anggota Komisi VI sekaligus Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi mengungkapkan untuk menjadi kandidat calon anggota legislatif (caleg) tidak harus selalu memiliki banyak uang. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VI sekaligus Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi mengungkapkan untuk menjadi kandidat calon anggota legislatif ( caleg ) tidak harus selalu memiliki banyak uang. Meskipun uang di atas segalanya.

"Artinya ketika banyak uang harus menjadi caleg ataupun menjadi caleg harus banyak uang? tidak juga," kata Baidowi saat buka-bukaan pengalamannya menjadi caleg di Webinar Partai Perindo bertajuk "Benarkan Menjadi Caleg Butuh Biaya Mahal" di Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Pria yang akrab disapa Awiek ini mengakui menjadi caleg dituntut harus bekerja keras dan melelahkan. Apalagi ketika bicara tentang bagaimana sebenarnya kebutuhan biaya dan ongkos lainnya yang wujudnya sebagai mahar politik.

Baca juga: Buya Syafii Maarif Wafat, Partai Perindo: Perjuangan Beliau Patut Jadi Tauladan



"Kalau caleg tidak membutuhkan (uang), itu bohong. Semua caleg membutuhkan uang," tutur politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Namun, kata Awiek, caleg yang memiliki uang pas-pasan harus mengelola uang tersebut dengan baik, sehingga mendapatkan suara yang maksimal. Dia membeberkan ketika memutuskan menjadi caleg PPP dari Dapil Jatim 11, Madura pada pemilu lalu.

Saat itu, bisa dikatakan dirinya tidak memiliki biaya yang banyak, meski masih terdapat uang di kantongnya. "Saya ketika awal menjadi caleg 2014, saat itu kalau dibilang enggak ada uang, ya ada uang. Tetapi bisa terukur lah berapa uangnya mantan redaktur itu tidak sampai miliaran," kata mantan editor Koran SINDO ini.

Dengan minimnya dana, Awiek berusaha mengelola pengeluaran sumber dana dan sumber daya sedemikian rupa, sehingga bisa memaksimalkan perolehan suara. "Menjadi seorang caleg dituntut untuk bekerja sendiri, tidak sebagaimana halnya seorang calon kepala daerah," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Rekomendasi
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved