Wakapolda Yogyakarta Terpilih Jadi Deputi Penindakan KPK

Senin, 13 April 2020 - 20:51 WIB
loading...
Wakapolda Yogyakarta...
Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigadir Jenderal Polisi Karyoto. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Wakil Kepala Kepolisian Polda (Wakapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Polisi Karyoto terpilih menjadi Deputi Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Mabes Polri Kombes Polisi Endar Priantoro juga terpilih menjadi Direktur Penyelidikan KPK.

Terpilihnya Karyoto dan Endar tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1178/IV/KEP/2020 tertanggal 13 April 2020. Surat telegram ditandatangani oleh Kepala Biro Pembinaan Karir (Karobinkar) Mabes Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo.

Dalam surat telegram disebutkan Peraturan Kapolri Nomor 12/2018 tentang Penugasan Anggota Kepolisian di Luar Struktur Organisasi dan empat surat.

Satu surat di antaranya yakni Surat Pimpinan KPK tertanggal 13 April 2020 Pemberitahuan Hasil Seleksi Bagi Calon Pegawai Negeri yang Dipekerjakan di KPK Berasal dari Polri.

"Bahwa anggota Polri di bawah ini telah dinyatakan lulus dan dapat bergabung menjadi pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK sebagai berikut. Satu, Brigjen Pol Karyoto Jabatan Wakapolda DIY sebagai calon Deputi Penindakan. Dua, Kombes Pol Endar Priantoro Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri sebagai Calon Direktur Penyelidikan," bunyi petikan surat telegram tersebut.

Dalam surat telegram juga disebutkan, terkait hal tersebut maka atasan dari Karyoto dan Endar agar memerintahkan Karyoto dan Endar menghadap ke pimpinan KPK pada Selasa 14 April 2020 pukul 08.00 WIB di Gedung Merah Putih KPK. Karyoto dan Endar mesti hadir mengenakan jas hitam hitam, kemeja putih lengan panjang, dan jasa merah beserta dokumen yang dipersyaratkan.

"Surat perintah ini bersifat perintah untuk dilaksanakan dan dipedomani."

Pelaksana tugas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri menyatakan, setelah melalui seluruh rangkaian seleksi sebagaimana proses yang dilakukan di KPK, saat ini KPK telah menghasilkan empat nama yang masing-masing akan menduduki jabatan selaku Deputi Bidang Informasi dan Data (Inda), Deputi Bidang Penindakan, Direktur Penyelidikan, dan Kepala Biro Hukum KPK.

Ali mengatakan, tahap seleksi administrasi dan tes potensi serta asessmen telah dilakukan pada rentang waktu tanggal 5 sampai 17 Maret 2020. Kemudian tes wawancara dan kesehatan telah dilakukan sejak tanggal 2 hingga 7 April 2020.

"Pelantikan direncanakan akan dilakukan besok, Selasa 14 April 2020 di Auditorium Gedung Penunjang KPK sekitar pukul 09.30 WIB," ujar Ali melalui pesan singkat di Jakarta, Senin (13/4/2020) sore.

Jaksa penuntut umum yang menangani sejumlah perkara ini mengungkapkan, untuk kebutuhan peliputan dan publikasi secara online, maka kegiatan pelantikan tersebut juga akan disiarkan melalui media sosial KPK. Masing-masing yaitu akun Twitter '@KPK_RI', Instagram Story '@official.kpk', dan Facebook 'Komisi Pemberantasan Korupsi'.

Sebelumnya di tahap wawancara, kesehatan, dan penyampaian visi-misi, ada tiga kandidat Deputi Bidang Penindakan yang lolos. Ketiganya yakni Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Karyoto, Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Rudi Setiawan, dan Kepala Pendidikan dan Pelatihan (Kadiklat) Reserse Lemdiklat Polri sekaligus eks Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Agus Nugroho.

Untuk kandidat Direktur Penyelidikan pada tahapan yang sama ada empat calon. Mereka yakni pelaksana tugas Direktur Penyelidikan KPK Iguh Sipurba, Ketua Satgas XIII Direktorat Penyidikan KPK Afief Yulian Miftach, Widyaiswara Muda Sespimti Polri Kombes Pol Nazirwan Adji Wibowo, dan Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Pol Endar Priantoro.

Khusus untuk Brigjen Polisi Karyoto, sebelumnya juga pernah bertugas di KPK sebagai penyidik sekaligus Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Tim Penyidik.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Rekomendasi
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved