Almarhum Achmad Yurianto di Mata Jubir Satgas Covid-19

Minggu, 22 Mei 2022 - 06:48 WIB
loading...
Almarhum Achmad Yurianto di Mata Jubir Satgas Covid-19
Salah satu memontum kenangan Wiku Adisasmita bersama almarhum Achmad Yurianto. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Mantan Jubir Satgas Covid-19 Achmad Yurianto meninggal dunia, Sabtu (21/5/2022). Juru Bicara Satuan Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut Yurianto sebagai seorang pejuang.

“Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun. Baru saja saya mendapat kabar atas meninggalnya Bapak dr. Achmad Yurianto, MARS,” Wiku dikutip dari akun media sosial pribadinya, Minggu (22/5/2022).

Yuri, sapaan akrab Yurianto, bekerja selama 140 hari pada awal pandemi Covid-19, mulai Maret hingga Juli 2020. Dia terus menyampaikan pesan dari pemerintah mengenai penanganan Covid-19.

Baca juga: Jenazah Achmad Yurianto Dimakamkan Secara Militer Minggu Pagi

“Selama 140 hari terus menerus secara disiplin menyampaikan pesan resmi pemerintah di media center Gugus Tugas Penanganan Covid di BNPB. Beliau adalah seorang pejuang Covid,” kata Wiku.

Sama-sama lahir di Kota Malang, Jawa Timur, Wiku pun menganggap Yuri seperti saudara sendiri. “Sama-sama berasal dari Kota Malang dan senior saya saat sekolah di SMA 3 Malang, Pak Yurianto sudah saya anggap sebagai saudara sendiri karena beliau adalah sahabat kakak saya yang sering belajar dan bermain di rumah saya pada saat SMA.”



“Beliau merupakan tokoh yang sangat luar biasa. Disaat Indonesia baru saja dilanda COVID-19, beliau menjadi garda terdepan pagi, siang, dan malam menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik serta menyampaikan strategi penanganan pandemi,” ungkap Wiku.



Tidak lupa, Wiku juga berterimakasih atas dedikasi dan perjuangan Yuri selama ini. Khususnya, saat dia menjadi juru bicara pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Terima kasih atas dedikasi dan perjuangan Bapak selama ini. Semoga kisah-kisah perjuangan beliau dapat menjadi inspirasi bagi kita semua. Semoga Allah menerima semua amal ibadah beliau dan mengampuni segala kekhilafannya, dan memberikan kekuatan lahir dan batin untuk keluarga yang ditinggalkan. Semoga Allah memberi tempat terbaik disisiNya. Aamiin YRA,” tutup Wiku.
(muh)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1602 seconds (11.210#12.26)