DPR Minta Pemerintah Waspadai Gejolak Perekonomian Dunia

Jum'at, 20 Mei 2022 - 06:37 WIB
loading...
DPR Minta Pemerintah Waspadai Gejolak Perekonomian Dunia
Ketua Banggar M. Said Abdullah. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Badan Anggaran ( Banggar ) DPR meminta pemerintah mewaspadai gejolak perekonomian dunia. Sebab, hal itu akan berdampak pada Indonesia.

Ketua Banggar M. Said Abdullah mengatakan, saat berbagai negara menggelontorkan berbagai stimulus fiskal dan moneter, sinyal pemulihan ekonomi mulai terasa. Perbaikan ekonomi sangat nampak di dalam negeri seiring keberhasilan pengendalian Covid-19 dan efektifnya berbagai program pemulihan ekonomi. Baca juga: Banggar DPR: Pemerintah Ngutang demi Keselamatan Rakyat

Pertumbuhan ekonomi kembali ke track seperti sebelum ada pandemi Covid-19. Pada kuartal IV 2021 pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,02% kemudian 5,01% pada kuartal I 2022 secara tahunan.

"Kita perlu mawas diri terhadap gejolak perekonomian global yang terus dinamis ini. Gejolak perekonomian ini berpotensi mengganggu jalannya pemulihan ekonomi dunia," ujar Said, Kamis (19/5/2022).

Sebagaimana diproyeksikan oleh IMF pada World Economic Outlook pada April tahun ini, perekonomian global diproyeksikan tumbuh 3,6% pada 2022 atau jauh melambat dibandingkan tingkat pertumbuhan tahun 2021 yang diestimasikan sebesar 6,1%.





IMF juga merevisi ke bawah sekitar 0,8 poin presentase proyeksi 2022 setelah mempertimbangkan risiko perekonomian global terkini.

Naiknya berbagai kebutuhan barang konsumsi rumah tangga juga mendorong pemerintah untuk menaikan anggaran perlindungan sosial bagi rumah tangga miskin. Perkiraan pemerintah alokasi penebalan anggaran perlindungan sosial sekitar Rp18,6 triliun.

"Untuk memperkuat spending daerah, dan merujuk ketentuan bagi hasil, pemerintah memberikan tambahan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp47,2 triliun. Namun pemerintah melakukan efisiensi dengan pengurangan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp12 triliun," katanya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1344 seconds (10.177#12.26)