Puan Dianggap Teruskan Spirit Soekarno sebagai Pemimpin Bangsa
Kamis, 12 Mei 2022 - 17:02 WIB
loading...
Ketua DPR Puan Maharani saat blusukan di Pasar Jungke, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, 27 April 2022. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani dipandang meneruskan spirit kepemimpinan bangsa yang dulu digagas Presiden Soekarno . Dirinya membuktikan keberpihakannya pada kepentingan rakyat kecil.
"Puan baru-baru ini lantang suarakan akses air bersih di Wonogiri. Sebelumnya dia juga suarakan kegelisihan rakyat soal kelangkaan minyak. Saya pandang ini teruskan spirit Bung Karno sebagai pemimpin bangsa," kata pengamat politik Indonesia Maju Institute, Andi Purnomo melalui keterangan tertulis, Kamis (12/05/2022).
Dia menyebut rakyat kecil adalah landasan perjuangan Soekarno sebagai pemimpin bangsa. Ini yang diperjuangkannya terus dari awal berdirinya republik ini hingga dirinya memimpin Indonesia. Rakyat kecil, bagi Soekarno adalah mereka mesti dientaskan dari kemiskinan. Mereka disisi lain juga perlu dibantu negara.
Puan, kata dia, di sisi lain menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin prorakyat kecil. Baginya kebijakan selalu berbasis pada mengutamakan rakyat kecil. Ini tak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan Soekarno.
"Puan baru-baru ini lantang suarakan akses air bersih di Wonogiri. Sebelumnya dia juga suarakan kegelisihan rakyat soal kelangkaan minyak. Saya pandang ini teruskan spirit Bung Karno sebagai pemimpin bangsa," kata pengamat politik Indonesia Maju Institute, Andi Purnomo melalui keterangan tertulis, Kamis (12/05/2022).
Dia menyebut rakyat kecil adalah landasan perjuangan Soekarno sebagai pemimpin bangsa. Ini yang diperjuangkannya terus dari awal berdirinya republik ini hingga dirinya memimpin Indonesia. Rakyat kecil, bagi Soekarno adalah mereka mesti dientaskan dari kemiskinan. Mereka disisi lain juga perlu dibantu negara.
Puan, kata dia, di sisi lain menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin prorakyat kecil. Baginya kebijakan selalu berbasis pada mengutamakan rakyat kecil. Ini tak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan Soekarno.
Lihat Juga :