BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Waspadai Wilayah Ini
Minggu, 08 Mei 2022 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6 - 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Lampung mencapai 25 - 40 knot.
Peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian tengah, perairan timur P. Nias - Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sape, Laut Sawu, Perairan Utara Kepulauan Sermata - Letti, Perairan Utara Kepulauan Babar - Tanimbar, Perairan Merauke, Perairan Yos Sudarso.
Kemudian, di Laut Banda, Laut Flores, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, perairan Kep. Sangihe - Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan Kep. Sitaro, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat, Samudera Pasifik Utara Papua.
Sementara untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara P. Sabang, perairan barat Aceh, perairan timur Kep. Simeulue, perairan barat Kep. Simeulue - Nias - Mentawai, perairan barat Lampung, perairan P. Enggano, Selat Sunda bagian barat dan selatan.
Kemudian, perairan selatan Banten dan Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Aceh - Kep. Mentawai, Samudera Hindia Selatan Jawa - NTB - NTT, perairan selatan P. Sumba, perairan Kupang - P. Rotte, Laut Timor, Laut Arafuru, perairan Kep. Kai - Aru, perairan selatan Kep. Sermata - Letti, perairan selatan Kep. Babar - Tanimbar.
Peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian tengah, perairan timur P. Nias - Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sape, Laut Sawu, Perairan Utara Kepulauan Sermata - Letti, Perairan Utara Kepulauan Babar - Tanimbar, Perairan Merauke, Perairan Yos Sudarso.
Kemudian, di Laut Banda, Laut Flores, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, perairan Kep. Sangihe - Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan Kep. Sitaro, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat, Samudera Pasifik Utara Papua.
Sementara untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara P. Sabang, perairan barat Aceh, perairan timur Kep. Simeulue, perairan barat Kep. Simeulue - Nias - Mentawai, perairan barat Lampung, perairan P. Enggano, Selat Sunda bagian barat dan selatan.
Kemudian, perairan selatan Banten dan Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Aceh - Kep. Mentawai, Samudera Hindia Selatan Jawa - NTB - NTT, perairan selatan P. Sumba, perairan Kupang - P. Rotte, Laut Timor, Laut Arafuru, perairan Kep. Kai - Aru, perairan selatan Kep. Sermata - Letti, perairan selatan Kep. Babar - Tanimbar.
Lihat Juga :