Ridwan Kamil Tinjau Penerapan Protokol AKB di Kabupaten Bandung
Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:25 WIB
loading...
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto saat meninjau penerapan protokol kesehatan AKB di sejumlah kerumunan dan des
A
A
A
BANDUNG - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) meninjau penerapan protokol kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di sejumlah kerumunan dan destinasi wisata Kabupaten Bandung, Sabtu (20/6/2020).
Peninjauan yang dipimpin Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto itu disertai dengan pendistribusian bantuan dari Forkopimda.
Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- mengapresiasi destinasi wisata yang sudah menerapkan protokol AKB dengan baik, seperti jaga jarak, pakai masker, cek suhu dan menyediakan tempat cuci tangan. Pun demikian dengan masyarakat yang disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Kami monitor pasar dan tempat wisata, protokol kesehatan di Adaptasi Kebiasaan Baru saya lihat sudah dilaksanakan, di pintu masuk di cek suhu, cuci tangan sudah ada dan pada saat ada potensi antrean sudah dilakukan pengaturan jaraknya," kata Kang Emil.
Pembukaan destinasi wisata di daerah zona biru, termasuk Kabupaten Bandung, kata Kang Emil, dilakukan secara bertahap. "Saya doakan Kabupaten Bandung secepatnya bisa naik ke zona hijau sehingga sekolah bisa dibuka," ucapnya.
Peninjauan yang dipimpin Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto itu disertai dengan pendistribusian bantuan dari Forkopimda.
Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- mengapresiasi destinasi wisata yang sudah menerapkan protokol AKB dengan baik, seperti jaga jarak, pakai masker, cek suhu dan menyediakan tempat cuci tangan. Pun demikian dengan masyarakat yang disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Kami monitor pasar dan tempat wisata, protokol kesehatan di Adaptasi Kebiasaan Baru saya lihat sudah dilaksanakan, di pintu masuk di cek suhu, cuci tangan sudah ada dan pada saat ada potensi antrean sudah dilakukan pengaturan jaraknya," kata Kang Emil.
Pembukaan destinasi wisata di daerah zona biru, termasuk Kabupaten Bandung, kata Kang Emil, dilakukan secara bertahap. "Saya doakan Kabupaten Bandung secepatnya bisa naik ke zona hijau sehingga sekolah bisa dibuka," ucapnya.